Tukang Pijat Tampan
"5 peti Black Label, 3 peti Absolut, 2 peti Hennessy. Tapi yang ada di gudang cuma setengahnya."
"Berarti..." Adit mulai bicara, tapi Bayu mengangkat tangan, memintanya diam.
"Berarti," kata Bayu sambil menatap tajam ketiga pekerja gudang itu, "ada yang main tangan di sini."
Ketegangan di ruangan itu bisa dipotong dengan pisau. Karso terlihat pucat pasi, sementara Adi mulai berkeringat dingin. Hanya Joko yang masih berusaha terlihat tenang, meskipun matanya tidak bisa menyembunyikan kegugupan.