Silsilah Naga Emas
Pintu itu terbuka sedikit, menampakkan lorong sempit yang gelap di dalam gudang.
Tanpa membuang waktu, ketiganya menyelinap masuk, berbarengan seperti bayangan yang melebur dalam kegelapan. Di dalam gudang, ruangan terasa dingin dan lembap, penuh dengan debu dan aroma kayu lapuk. Lorong-lorong sempit dipenuhi tumpukan peti dan peralatan usang yang tersusun acak. Cahaya dari lentera minyak yang tergantung di dinding hanya menerangi sebagian kecil ruangan, menyisakan banyak sudut dalam kegelapan.
Wang Jian berbisik, “Kita harus menuju ruang penyimpanan utama. Di sana, kemungkinan besar, barang rampasan yang kami cari disimpan seme