Godaan Ibu Kos Cantik
Suaranya santai, namun nada curiganya masih melekat.
Dimas mengernyitkan dahi. “Ngarang lo. Lo cuma kebawa mimpi, kali.”
Agus yang kini sudah duduk memejamkan mata, napasnya dihela dalam-dalam.
“Tadi itu, saya mau masak bubur kacang ijo Mas. Waktu di kondangan ketemu adik saya, saya dititipin oleh-oleh dari kampung, biji kacang ijo satu kantong. Terus, kayaknya air rebusannya habis, apinya kebesaran, saya tinggal ke kamar mandi.”