Satu Atap Dengan Gundik Ayahku
Aku mengintip di jendela rupanya Ayah sedang menelpon di luar sana, pasti itu telpon dari gundiknya, biar saja akan kuberi dia kejutan.
"Zara, kamu ga boleh gitu, Nak, Bunda sama sekali ga dendam, mungkin ini udah takdir." Bunda menyentuh pundakku dari belakang.
Aku membalikkan badan sambil tersenyum.
"Gundik Ayah itu orang jahat, apalagi anaknya itu loh Bun, tamak banget, aku ga mau dia foya-foya ngabisin uang Ayah."
Hot Chapters