Athanasia
Gibran dan yang lain mengangguk mengerti penyampaian informasi dari Dokter Daniel.
Mereka duduk di luar UGD menunggu laki-laki itu siuman. Athanasia menundukkan kepalanya, tangisnya tak berhenti. Satria menepuk pundak Gibran, laki-laki berkulit tan itu melihat ke arah Athanasia, "Lo anter dia pulang, udah malem juga," cetus Satria.
Gibran mengangguk mengerti dan berjalan ke arah Athanasia yang sedang duduk di kursi panjang di seberangnya, "Ayo pulang," ajaknya.
Hot Chapters