Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setitik Hitam

Setitik Hitam

Yura mencurigai ada sesuatu tidak beres di balik kejadian 17 tahun yang lalu. Yura memarkirkan sepeda motornya tak jauh dari tempat tujuannya. Ia sudah berdiri di depan gerbang rumah Tisha, gadis remaja yang mengalami disabilitas autism. Dipandanginya rumah itu tampak sepi. Kemudian ia meraih besi pagar yang fungsinya untuk bel. Ia lalu menggoyang goyangkan besi itu sekali namun tidak ada orang yang keluar. Dua kali sampai berkali kali ia membunyikannya belum ada respon. Tiba tiba Tisha muncul keluar namun tetap berdiri di pekarangan rumahnya tidak menghampiri Yura. “Tidak ada orang! Jangan membunyikan bel!” teriak Tisha
1.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as habit 8
Read
+Library
Casabelle

Casabelle

Setidaknya pesan yang menandakan jika pria itu menganggapnya. Dengan perasaan yang campur aduk Ara memilih untuk tidur tanpa mengganti pakaiannya. Mungkin tidur bisa membuatnya berpikiran jernih besok. *-*-* Axton masuk ke dalam apartemen yang ditempatinya bersama Ara. Istri mungil yang tengah mengandung anaknya itu. Jam menunjukkan pukul 1 pagi. Axton baru saja sampai di apartemen. Jika saja Axton tidak membaca pesan dari Agustus. Mungkin Axton akan memilih untuk tidur di hotel yang memang disewanya.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 233 Times as habit 8
Read
+Library
Housemate

Housemate

"Nasha mana, Han?" Jihan yang hari itu menjaga kasir sejak pagi tanpa henti mengangkat pandangannya dan tersenyum begitu melihat sosok yang dikenalnya. "Mbak Nasha di dalam, Mas. Lagi minum." Jihan berujar sambil sedikit menekankan kata terakhirnya. "Kayaknya," tambahnya lagi dengan tidak yakin. Sudah seminggu mereka kembali dari kediaman orangtua Satria dan Satria hanya beberapa datang ke bakery.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as habit 8
Read
+Library
My Future Huby

My Future Huby

Beruntung tidak ada penghuni lain di lantai 8, karena itu terkhusus untuk orang-orang dari kalangan menengah keatas. Bima tidak menghubungi orang rumah, ia takut Zea akan di hukum. Lebih baik ia mengantarkan Zea pulang esok hari, setelah lama menimbang. Bima memilih masuk ke dalam kamar nomor 404 yang ia pesan. Luka di wajahnya ia abaikan, Bima merebahkan dirinya di kasur. Ia menutup matanya yang terasa ngilu.
9.42.9K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as habit 8
Read
+Library
Sabitah

Sabitah

Mereka tidak memiliki kode keanggotaan yang terhubung ke seluruh benua di bumi ini. Klik “Selamat datang. Apakah harimu menyenangkan?....” Begitulah suara robot pengingat saat menyambut kedatangan Reandra. “Ery, tampilkan data pemberitaan hari ini,” ujar Reandra kepada robot pengingat.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as habit 8
Read
+Library
Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga

Hajatan Tetangga #Tetangga_tak_tahu_kami_kaya Rumah yang kami tempati kini rumah petak yang hanya ada satu kamar. Jaraknya dari komplek sekitar dua kilometer. Karena memang tak punya banyak barang acara pindahan kami lebih mudah. Tak sampai setengah hari sudah selesai semua.
1041.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as habit 8
Read
+Library
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

FLASBACK Plakk Tamparan keras melayang ke pipi ibuku, bisa aku lihat jelas ayahku yang begitu bringas berusaha menyakiti ibu memaksa untuk berhubungan badan tak peduli padaku anak mereka satu-Satunya yang masih kecil dan sangat takut akan keadaan rumah yang tak pernaah aman. Berkali-kali mata gadis kecil ini melihat adegan kasar sexual. Ayahku memiliki penyakit hipersex, karna kelakuannya itu, aku phobia akan masalah ini, aku mengidap penyakit anti sex kalo bahasa dokternya frigid atau bisa dikatakan aku phobia. Karna sepanjang yang aku tau, seks hanyalah penyikssaan hingga waktu berlalu aku tumbuh menjadi gadis remaja yang cantik, dan pintar, tapi aku suka menutup diri dari teman-teman dan
1020.2K viewsOngoingAdded to Library 745 Times as habit 8
Read
+Library
Noktah Hari Kedelapan Perkawinan

Noktah Hari Kedelapan Perkawinan

batin Bhista. Pernikahan Bhista dengan Satria baru berjalan delapan hari, tapi mengapa badai ini sudah membuatnya ingin berhenti? Saat Bhista mati-matian berusaha membuka hatinya, tapi keadaan justru berbalik seperti ini. Hatinya memang masih terlalu kaku untuk Satria. Namun, pernikahan ini adalah komitmen terbesar dalam hidupnya yang harus dia jaga sampai maut menjemput.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as habit 8
Read
+Library
Perfect Partner

Perfect Partner

Memberikan kode pada adiknya untuk membenarkan ucapannya. “Iya, aku tertarik dengan proyek baru yang dikerjakan Adion. Kak El menceritakan jika ini adalah salah satu hotel setelah Maxton dan Wijaya. Jadi tentu saja aku akan ambil bagian dalam hal ini.” Setelah mendapatkan kode dari kakaknya, dengan cepat Bian menimpali ucapan sang kakak. “Iya, Hotel Davis memang hotel besar. Jadi wajar jika kamu harus ikut ambil bagian.” Papa Felix menimpali.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 386 Times as habit 8
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status