Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HURT

HURT

Berarti ia sudah tidur selama delapan jam dan kini perutnya berteriak-teriak meminta diisi. Perlahan-lahan, Joon turun dari ranjangnya. Ia sempat melirik ponselnya yang mati di atas meja kecil di samping ranjang. Ada niatan untuk menyalakan benda itu. Namun segera disingkirkan niatnya itu. Jika benda itu menyala, Mi Kyung, ibunya, atau Hana pasti akan terus menerornya. Ia sedang tidak mood berurusan dengan ketiga orang itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as habit 8
Read
+Library
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

balas Habib Husein seraya bangkit. Aku pun berdiri di sampingnya. "Yang lain gak dibangunin, Bib?" tanyaku. "Gak usah. Biarin aja. Mereka masih kena sirep dari anak itu," balas Habib Husein. "Sirup?" "Sirep! Sejenis ilmu hitam untuk membuat orang tidur." "Kaya hipnotis gitu? Tatap mata Ozan." "Bukan!" "Oh kirain, tapi bagus banget buat orang yang suka begadang." Aku pun tersenyum pada Magdalena.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as habit 8
Read
+Library
Perfect Partner

Perfect Partner

Empat orang melawan satu orang, sudah jelas siapa yang akan kalah. Apartemen Liam memiliki kedap suara yang sangat baik, jadi meski di dalam kamar itu terjadi perkelahian dan banyak barang jatuh, tapi orang luar tidak akan mendengar. Sekarang Liam berada di atas ranjang, pria itu jelas kalah jumlah. Dia memberontak dengan sekuat tenaganya, tidak mengizinkan para lady boy itu untuk melecehkannya. “Aku bersumpah, jika kalian berani melecehkanku aku tidak akan pernah melepaskan kalian!” Liam berkata penuh dendam.
10123.2K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as habit 8
Read
+Library
Happier

Happier

Kurt menaik turunkan Bahunya. Suasana ruangan paduan suara sangat sepi, yang terdengar hanya suara mesin dari Pemanas Yang sedang bekerja. Entah apa yang di pikiran Shawn saat ini namun dirinya bangkit dari duduknya dan persekian detik kemudian Shawn telah berjalan keluar dari ruangan Paduan suara sebelum sempat Hailee menarik tangan Shawn untuk kembali duduk, karena Hailee sepertinya dapat membaca apa yang akan dilakukan oleh cowok Blasteran America-Canada itu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as habit 8
Read
+Library
HATI ADINDA

HATI ADINDA

Cup “Sampai jumpa nanti malam sayang…” “Terserah kamu Mas…” Adinda mendesah lelah segera menutup pintu dan menguncinya. *** Sebuah kamar dengan nomor 202 yang ditempati Orlin kini Kairo tuju, sebuah kamar yang berjarak 3 kamar dari kamar kedua orang tuanya dan bersebelahan dengan kamar milik Kairo namun bertipe yang berbeda, kamar milik Orlin memiliki sebuah kolam berenang pribadi di area toilet luarnya sementara Kairo tidak hanya sebuah view panyai dan langsung bisa menuju kepantai lewat pintu lainnya.
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as habit 8
Read
+Library
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10578 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as habit 8
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

“Permisi!” Isamu mengetuk pintu. Vila merupakan bangunan tingkat dua. Bagian halaman cukup luas dengan pagar rendah. Pagar hanya dikunci seadanya sehingga bisa dijangkau dan dibuka dengan mudah. Halamannya yang luas dipenuhi dengan dedaunan kering yang berjatuhan. Tidak terlihat ada lumut meski beberapa hari lalu hujan masih sering turun.
9.910.2K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as habit 8
Read
+Library
Hidden Secret

Hidden Secret

jawab Liana singkat. “Lalu, bagaimana jika malam tiba? Apakah kapsul ini akan berhenti?” tanya Ratih tidak puas dengan satu pertanyaan saja. “Kapsul ini akan menyimpan energi matahari saat siang. Dan menggunakannya di malam hari, semua itu berkat ide kak Panji,” jelas Salma mengelus lembut rambut Ratih. “Itu betul,” ucap Liana singkat kemudian tersenyum.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 231 Times as habit 8
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

“Lo udah cek peringkat komik lo?” Trisha mengangguk-anggukan kepala. “Peringkat delapan, kan?” tanyanya ragu. Vanda sudah bisa menebak jawaban Trisha, karena dia yakin kalau hari ini wanita itu belum memeriksa kembali peringkat yang ada di platform. “Kenapa diam? Gue salah? Jangan bilang …”
1012.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as habit 8
Read
+Library
Perfect Mate

Perfect Mate

Sekilas Tetsu melihat Bibi Sri sedang mengintip di ambang pintu seraya tersenyum smirk. Disaat yang sama, Tetsu ingin membunuh wanita yang sudah menjadi duri dalam daging dalam keluarganya. Tanpa sadar kedua orang berstatus ayah dan anak sudah sampai di depan pintu. Harada melempar tubuh Tetsu hingga terperosok di halaman rumah. "Ayah..! Ayah jahat!" Semua makian membangunkan amarah. Tanpa memperdulikan siapa orangnya. Harada segera menendang pinggul Tetsu.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as habit 8
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status