Gus Mantan
Cepat-cepat kuusap layarnya supaya Haidar tidak sempat membaca nama kontak yang tertera.
"Assalamualaikum, Cha. Ada satu hal penting yang terlupakan," cerocosnya tanpa menunggu aku menjawab salamnya.
Aku mencebik. Pikiran jahatku sudah mengirimkan respon jelek ke korteks otakku. Saat ini aku memang sedang dalam keadaan yang benar-benar kacau.
"Nasgor seafood ..., es teh dua, Mas," ucap Haidar pada penjual Nasgor.
Bab Populer