Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

ucapku lirih Haid adalah azab bagi kami--budak-budak Mami Merry. Seperti layaknya menunggu sebuah kematian yang pasti datang, tetapi tidak tahu kapan. Kedatangan haid adalah pertanda jika kami siap untuk ditawarkan, di lelang dengan harga termahal. Mami Merry hanya tinggal menghubungi pelanggan kelas atas, dan mencari siapa penawar tertinggi. Lantas setelah masa haid Asmah berakhir, maka siap untuk dijual dan ditawarkan keperawanannya.
1037.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

Aku segera masuk untuk menyajikan teh dan camilan. Ibu tampak senang dengan kenalan barunya. Mereka cepat menyambung, karena sudah sama-sama berumur. Kadang aku tertawa kecil saat mereka bercanda. Satu jam lebih kemudian, Bu RT dan Bu Erna pamit undur diri. Aku mengantarkan mereka sampai keluar pagar. “Oh ya, Bu Erna. Nanti saya minta nomor teleponnya, ya? Biar enak menghubungi hari Senin pagi,” pintaku sebelum mereka menjauh.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Istri Warisan Sahabat

Istri Warisan Sahabat

tanya Khairul pada lelaki yang sebentar lagi akan jadi besannya. "Enggak lama banget, Pak. Sekitar lima belas menitan." Haidar mengedarkan pandangan mencari keberadaan calon besan perempuannya, tetapi nihil. Latifah tidak ikut bersama rombongan mereka. "Beliau enggak ikut, Pak?"
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

"Aku masih ada urusan di kantor." Senyum Sania pudar seketika, sorot matanya sekilas terlihat rasa tak terima di matanya, tetapi dia tetap patuh mendorong Alex keluar. "Baiklah, lain kali kita bisa datang lagi." Begitu mobil baru saja meninggalkan taman hiburan, Tama berkali-kali mengambil ponselnya. Pesan yang dikirim ke Winda beberapa hari terakhir seolah tenggelam di dasar laut. Saat dia menekan kirim lagi, layar tiba-tiba menampilkan tanda seru merah.
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

tanyaku. “Dia tetap di villa , aku mempercayakan dia untuk menjagamu dan Adhi. Aku di sini sudah ada beberapa bodyguard yang selalu mendampingku kalau keluar apartemen.” Kami mengakhiri pembicaraan dengan saling mengirim ciuman jarak jauh. Tiba-tiba perasaanku menjadi tidak enak,mual dan ingin muntah disertai kram di area perutku seperti akan haid. Aku cepat-cepat mencari kalender di ponselku, aku sering mencantumkan tanggal aku mendapatkan haid. Ternyata aku sudah terlambat seminggu.’Apakah aku hamil ?’ batinku.
95.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Perangkap Cinta Putra Mahkota

Perangkap Cinta Putra Mahkota

Pria itu tersenyum setelah alatnya menunjukkan sudah mendapatkan 100% data dari ponsel itu. Bachmid menunggu sampai sekretaris itu pergi baru dia keluar. Pria itu bergegas menuju tangga darurat dan mulai membuka isi ponsel sekretaris Haidar. Bachmid tersenyum saat membaca jadwal kegiatan Haidar. "Besok ke Madaba terus lusa ke As-Salt... Tidak ada jadwal milik Leona? Bagaimana bisa tidak ada?" gumam Bachmid.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

“Melihat kondisi perut Anda yang membesar, sepertinya waktu lahiran sudah semakin dekat, ya?” Bella mengangguk. “Iya, HPL-nya kemungkinan kalau tidak akhir bulan ini ya awal bulan depan.” “Begitu, ya … Sepertinya akan ada konstraksi palsu seperti ini menjelang hari persalinannya. Tolong sabar sebentar sampai datang hari persalinannya, ya?” Meski tadi rasanya sangat sakit dan tidak bisa dibayangkan bagaimana Bella harus merasakan hal yang sama ke depannya, Bella mengangguk. “Terima kasih banyak, Dokter.”
9.448.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Kebahagiaan Menanti

Kebahagiaan Menanti

Zayn merintih kesakitan sambil merengek, "Istri dan ibu tiriku nggak bisa diandalkan. Hanya ibu yang menyayangiku. Maafkan aku, Bu. Aku menyesal. Kumohon, bantulah aku dan Jihan. Kami sudah nggak punya yang lagi." Aku tidak berkomentar apa pun, lalu menutup telepon. Arya, Kevin, dan Laura memanggilku. Hari ini adalah perayaan ulang tahunku ke-58. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap aku selalu merasa bahagia. Ya, aku akan bahagia.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
DALAM DEKAP LUKA

DALAM DEKAP LUKA

Diusapnya kedua mata untuk memperjelas pandangannya. “Hallo!” sapa Ghaidan penasaran karena siapapun orang ini yang menelpon di tengah malam buta seperti ini, pasti membawa sebuah informasi yang cukup penting. Itulah mengapa, pria itu memilih untuk mengangkatnya. “Hallo, Tuan Ghaidan. Ini saya Hyra,” jawab Hyra dengan suara lemah di ujung sana, “Maaf kalau saya mengganggu anda malam-malam seperti ini. Apa saya mengganggu?”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Lalu menekan tombol panggil. Satu kali. Tidak tersambung. Ia mencoba lagi. Tetap sama. Nomor Hagia tidak aktif. Raiden mengembuskan napas panjang sambil menatap layar ponselnya lama. “Kan benar apa kataku,” gumam Tian pelan. “Kak Hagia sudah tidak butuh Kakak lagi.” Raiden tidak langsung menjawab. Angin malam kembali berembus menerpa wajahnya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai haid telat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status