PENDEKAR TAPAK DEWA
“Apa iya?”
“Saya berani bersumpah, ketika bagian leher bajunya tersingkap oleh oleh angin, saya melihat bandul kalungnya itu,” sahut La Turangga dengan yakin.
“Baiklah,” ucap La Mudu, “Tolong kaujangan mengatakan kepada siapa pun tentang itu.”Seperti menyadari sesuatu, ia meraba bagian bawah lehernya, di situ ada bandul kalung dari pecahan uang emas. Segera ia memindahkan bandul kalungnya itu ke belakang punggung.