Kisah Para Penggetar Langit
Sekali pandang saja, Khu-hujin tahu kalau Cio San bukan pemuda sembarangan.
“Selamat malam, Hujin.” Cio San memberi salam.
“Kaukah yang bernama Cio San?”
“Benar, Hujin.”
“Kau mengenal Kam Ki Hiang? Pesan apa yang kau bawa darinya?”
Cio San tersenyum, ia memberi hormat, dan berkata, “Saya tidak tahu, apakah Kam Ki Hiang yang saya maksud, adalah orang yang sama dengan yang Hujin kenal. Tapi saya harus mengambil resiko ini. Siapa tahu dugaan saya memang benar adanya.”