BUKAN MENANTU KAYA
“Terimakasih, Teh, Aa,“ ucap Ikmal sambil mengusap layar tv.
“Coba nyalain. Kali aja tv rekondisi.“ Mamah menyunggingkan senyum.
Kuhembuskan napas melalui mulut seraya mengusap dada. Sabar, Hanna. Sabar ... Biarkan Mamah berucap sesuka hatinya. Ikmal langsung mencobanya. Begitu tv menyala, Mamah melirik pada kedua mantu dan anak bungsunya.
“Wah ini kan tv bagus. Harganya tiga juta lebih kalau nggak salah,“ kata Hadi. Mama sontak memegangi dadanya.
Aku tersenyum puas. Harga baru tv itu memang tiga juta lebih, tapi aku mendapatkannya hanya dengan sepuluh rupiah saja. Aku membelinya saat flash sale besar-besaran di Marketplace orange.
“Ini buka rekondisi, Mah. Ini kartu garansinya juga ada,“ la
Chapitres populaires