Penyesalan Setelah Poligami
Ada tersirat kekhawatiran di mata suamiku.
"Apa yang kamu khawatirkan, Sayang? Aku baik-baik saja, aku akan mencari cara agar Indah keluar dari area perusahaan dengan suka rela, tanpa kita campur tangan secara langsung," ucapku tepat saat Bang Akram mematikan mesin kendaraan.
"Aku tidak menyangka, perbuatanku menyeret banyak orang," kata Bang Akram bergetar.
"Tidak ada yang perlu disesali. Yang terpenting kita tata ulang kedepannya, agar tidak mengulangi kesalahan fatal kembali," ucapku menenangkan, sembari menatap matanya yang teduh.