HOPELESS ROMANTIC
“Bel, aku mau kasih tau kamu sesuatu, kamu berhak untuk menjalani hidup yang lebih tenang dan lebih baik. Jangan menunggu aku, Bel. Aku nggak layak untuk kamu tunggu.”
Mata Bella membulat. “Maksud Mas apa? Kenapa Mas bilang kayak gitu?! Kita bisa lewati ini bersama! Kita pasti bisa, Mas! Sebentar lagi Mas akan keluar dari sini, dan nggak lama lagi kita akan menimang anak kita sendiri, Mas! Ini kebahagiaan kita, semua udah di depan mata kita, Mas!” Bella memohon.
Yusuf menggelengkan kepala, seolah yakin dan tahu bahwa harapan Bella yang besar itu takkan bisa terwujud, paling tidak, tidak untuk saat ini.