Asmaraloka
Hatinya berkata untuk pergi, tetapi akalnya berontak, memperingatkannya untuk tidak terjebak dalam permainan yang berbahaya ini.
Pikiran Ain terus bergulir, menciptakan semakin banyak pertanyaan tanpa jawaban. Bukit Kenangan, sebuah tempat yang begitu dekat dengan dirinya, yang mengingatkannya pada masa lalu, kini menjadi simbol dari semua ketidakpastian yang ia hadapi. Jika pesan ini benar, maka sesuatu yang besar akan terjadi malam ini—sesuatu yang tak bisa ia hindari.
"Jika ini adalah peringatan, berarti aku harus pergi," Ain berkata pelan, seakan berbicara pada dirinya sendiri.
Hot Chapters