Hati Yang Terluka
Akan tetapi, hal ini diabaikan Laila, karena mobil Rayyan sudah berlalu jauh.
Laila mungkin menangis, tetapi tidak meneteskan air mata. Secara fisik ia hidup, secara mental telah lama mati. Begitu banyak kata yang terucap, dan begitu banyak beban yang harus ditanggung seorang diri. Bahu lemahnya tak lagi mampu menopang bahkan sepertinya sudah tidak ada harapan, karena Laila telah dihancurkan oleh penghianatan. Beruntung tidak ada benda tajam disekitarnya, jika tidak mungkin sudah lama ia goreskan pada lengannya.
^^^
Bab Populer