Pendekar Kera Sakti
"Fuh, ahf... fuu, fah... uah, uah, hufiih...!"
"Bahasa mana yang dipakainya?" bisik Baraka kepada Teratai Kipas.
Gadis itu menjawab, "Bahasa monyet purba," lalu tawanya terdengar mendesis.
Sementara itu, Roh Seribu Dewa dan si Kumis Tengkorak segera larikan diri sambil membawa pergi mayat Neraka Berjalan. Malaikat Miskin tidak mengejarnya, melainkan berbalik arah dan melangkah dengan penuh wibawa menuju tempat Baraka dan Teratai Kipas berkasak-kusuk.
Hot Chapters