Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Heartless

Heartless

Sementara pemandangan ibu kota yang membentang dari jendela kaca, mengintip di balik punggung si lelaki. Di setiap langkah yang Davira ambil, nuansa kemaskulian membelai dirinya sampai bulu-bulu halus di sekujur tubuhnya meremang. Otak gilanya kembali mengajukan pertanyaan tidak sopan; apa sofa kulit hitam yang terlihat nyaman itu pernah digunakan buat hal-hal di luar bisnis? Berapa banyak perempuan sudah menikmati minuman alkohol dari mini bar di sebelah set sofa itu? Bahkan, setelah dia mendengar penyataan belum pernah pertemuan pribadi, Davira tidak bisa percaya!
102.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as heinous
Read
+Library
Hasrat yang Mematikan

Hasrat yang Mematikan

Aku sudah lama mengalami frustrasi seksual hingga hormonku tidak seimbang. Jadi aku pergi ke salon pijat yang direkomendasikan temanku, berharap bisa sepenuhnya menyembuhkan kekosongan fisikku. Ketika tangan besar dan panas tukang pijat pria muda dan berotot itu menyentuh tubuhku, aku merasakan hasrat yang lebih membara di dalam diriku, mengancam untuk menghancurkan akal sehatku.
20.3K viewsCompletedAdded to Library 568 Times as heinous
Read
+Library
TRASHY

TRASHY

"Maksudnya?" "Kadang aku mikir, mungkin mereka yang menghina, mencaci, dan berkata semaunya adalah makhluk yang paling sempurna. Kesalahan malah berakar dari orang yang mereka ejek, kadang aku mikir itu. Perkataan mereka ada benernya, dan orang yang diejek itulah orang yang salah."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as heinous
Read
+Library
Achilles Heel

Achilles Heel

Menjadi seorang yang memberontak seperti orang yang tidak punya akal adalah kebencian dalam hidupnya. Ariye kaget, belum sempat ia menarik napas tiba-tiba kerah bajunya sudah dicekam. Ini tentang harga diri dan nyawa jelaslah tindakan gila Reno adalah suatu pembenaran. "Anda harus bertanggung jawab! Saya tidak peduli apapun itu. Saya mau dia hidup secepatnya!" Ariye berusaha tenang meski tau apapun itu muka dan perutnya akan menjadi sasaran empuk. "Tolong Anda turunkan tangan ini."
102.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as heinous
Read
+Library
Hubungan Gelap

Hubungan Gelap

Jantung Callista berhenti selama dua detik dan mendengkus, "Kalau mereka tahu apa yang telah kita lakukan, apa tetap akan menyukainya?" Jason senang dan mencubit hidungnya, "Kalau begitu mereka akan memukuliku sampai mati terlebih dahulu, kemudian membayarmu dengan semua harta keluarga." "Benarkah?" Callista sedikit terkejut. "Iya." Senyum Jason seperti menembus kabut, terpesona dan tidak nyata, "Mereka adalah orang yang baik hati." "Tapi," Matanya berubah dingin, "Kebaikan yang terlalu berlebihan, sama dengan menyerahkan lehermu di bawah pisau seseorang. Itu sangat bodoh."
1021.8K viewsCompletedAdded to Library 764 Times as heinous
Read
+Library
Enigmatic

Enigmatic

Rumah terasa tentram tanpa keberadaan Gibran karena cewek itu tidak akan dijahili sang abang, dan tentu saja tidak akan ada suara teriakan melengking milik Kiran yang akan keluar. Pernah beberapa tahun lalu saat Kiran baru saja pulang ke sekolah dan memasuki kamarnya, ia kaget bukan main saat menemukan anak ayam berwarna pink tengah bertengger di ujung kasurnya. Anak ayam itu hanya bersuara ‘piyak-piyak’ dengan keras. Dan tahu apalagi yang membuatnya kesal? Anak ayam itu pup! Iya, kotoran anak ayam itu ada di beberapa tempat di kamar Kiran. Salah satunya ada di atas kasurnya. Rasanya Kiran ingin menangis saat itu juga saat melihat secarik kertas putih bertuliskan ‘Anak ayam khusus untuk Kira
2.2K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as heinous
Read
+Library
Betrayal

Betrayal

Victor terkekeh seperti malaikat maut yang hendak mencabut nyawa. “Apakah kau mau dirinya hancur untukmu?”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as heinous
Read
+Library
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

"Persetan dengan kebenaran itu. Bagiku, dia tetaplah bajingan yang sudah membunuh adikku, bayinya dan sahabatku, Elkava. Untuk dosanya yang itu saja, aku tidak bisa memaafkan. Apalagi jika ditambah dengan dosanya pada Milla, suamiku, dan orang-orang yang sudah dia sakiti. Dia tidak pantas mendapat pengampunan. Meski ... menurutku kematian pun, terlalu bagus untuknya." Raid speachlees mendengar penuturan Arletta. Dia tidak pernah melihat seseorang dengan dendam sebesar ini. Joshua pasti sudah sangat menyakitinya selama ini. "Kalau menurutmu kematian terlalu bagus untuknya. Lalu, hukuman apa yang tepat untuknya?" Raid pun dengan senang hati meladeni Arletta. "Aku ingin dia cacat seperti suamik
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as heinous
Show Reviews (24)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Read All Reviews
HURT

HURT

Perkataan Hwang Mi Kyung tadi pagi, sebelum pergi ke upacara pernikahan ibunya, kembali terngiang di telinga Joon. PRAK! Joon meletakkan kaleng bir-nya ke meja pantri dengan kasar dan mencengkeram benda itu kuat-kuat. Otot-otot wajahnya mengeras. Sorot matanya memancarkan amarah, kecewa, dan rasa sakit. Melupakan dan mengubur dalam-dalam rasa cintanya? Apakah hal itu bisa dilakukan dengan mudah, seperti kita membalikkan telapak tangan?
103.4K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as heinous
Read
+Library
SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU

SENTUHAN HARAM SUAMIKU POV Fajar "Ibu, sudah tidak ada." Perkataan Nina bak petir di siang bolong. Hatiku serasa dihantam palu godam. Sakit tak terperi. Badanku gemetar hebat, hingga menyebabkan ponsel yang masih dalam genggaman terjatuh. Tubuhku terasa lunglai seketika. Menepikan mobil, aku menangis sesenggukan. Berkali-kali kupukul stir mobil. Merutuki kebodohan yang telah aku lakukan. Pergi bekerja meninggalkan ibu yang sedang sakit tak berdaya. Andaikan aku tadi tetap bersama ibu, menemaninya di saat-saat terakhirnya. Maafkan aku, Ibu.
1061.1K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as heinous
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status