Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Helmnya tertutup rapat, hanya menyisakan celah kecil untuk mata. Di tangan kanannya, ia menggenggam gada besar dengan ujung berbentuk bintang yang tampak mampu meremukkan batu dengan sekali ayunan. Di tangan kirinya, sebuah perisai bundar dengan simbol Klan Grimbeard terukir di tengahnya. Gladgrik berdiri dari kursi kehormatannya.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as helm full brim
Read
+Library
Dear Helva

Dear Helva

Tidak, tidak, Helva tak seberhara itu untuk dijual, bagi Heni dia adalah permata yang harus dijaganya. “Tidak!” tegasnya sambil merentangkan kedua tangannya di depan Helva, menjadi tameng. Pria itu tertawa. “Maka segeralah lunasi hutangmu atau aku akan mengambil anakmu. Sepertinya dia masih virgin, benar, bukan?” tanyanya untuk memastikan. Helva diam ketakutan seolah bisa merasakan sapuan menjijikkan dari tatapan sosok itu. “Aku tidak akan pernah menyerahkan putriku pada orang sepertimu jadi jangan pernah berpikir mudah untuk mendapatkannya,” jelas Heni mnegaskan kalau sang putri bukanlah barang yang bisa diberikan dengan mudah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as helm full brim
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Sayangnya masih belum sampai juga, sebab tubuh Arimbi yang terlampau kecil. "Huft! Sedikit lagi." Kedua tangan Arimbi terulur ke atas, menggapai kerdus tersebut. Tidak patah semangat, Arimbi bahkan sampai melompat-lompat di atas kursi. Mata dan pikirannya fokus pada kerdus, sehingga dia tidak peduli dengan kondisi kursi yang sudah goyang. Arimbi kegirangan saat tujuannya tercapai, melompat lebih keras, dan keseimbangan kursi pun patah. Braaak! Bersama kerdusnya Arimbi terjatuh, dengan barang yang berantakan. Terempas dan berdarah.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as helm full brim
Read
+Library
GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

GELANDANGAN YANG KUBELI TERNYATA KONGLOMERAT

"Apa itu?" Bram terheran-heran manakala Alex datang membawa helm kesayangannya berikut satu kantong kresek berupa benda berbentuk kotak yang dibungkus dengan kain beludru warna merah. "Buka saja Tuan," ucap Alex sambil meletakkan benda-benda tersebut di atas meja. Bram yang baru saja selesai mengikuti meeting di perusahaan papanya segera mematikan laptop. Dengan rasa penasaran yang tinggi, ia membuka kantong kresek tersebut dengan hati bertanya-tanya.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as helm full brim
Read
+Library
My Sweet Dangerous Logan

My Sweet Dangerous Logan

celetuk Bisma makin tidak tahu diri. "Sialan lo, Bis, gue maen aman kali. Pake helm pelindung anti badai menerjang. Dijamin nggak bakal bocor sebanyak apapun. Dan gue pastikan sebelum gue maen, dia minum obat juga," tambah Bram yang lebih berotak gila ketimbang Bisma. "Gila. Anak orang tuh, Bram. Kualat Lo. Dikutuk Lo jadi perjaka lapuk baru tauk rasa Lo!" maki Bisma.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as helm full brim
Read
+Library
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

Vyas Cornanilaerebuselevi lestari
"Benar. Omong-omong, aku tadi bicara dengan seseorang yang bisa menunjukkan pada kita sebuah hutan buatan yang mengalirkan sungai kecil buatan dengan arus lumayan deras yang bisa digunakan untuk skimboarding. Dia bilang airnya tidak membeku." "Kau bisa skimboarding?" "Tidak. Tapi mereka akan mengajariku kalau aku menghubungi." "Bertukar nomor telepon?" "Namanya Bram, dia menjaga toko lilin omnya tidak jauh dari kantor Alfons. Dan dia memberiku kartu nama." Bree meraba-raba kantung mantel di bagian luar dan menunjukkan selembar karton tipis bertuliskan TUBEROSE CANDLES. Aku mendekatkan kertas itu ke hidungku. Wangi bunga sedap malam bercampur pahitnya teh hijau kering menguar dari sana.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as helm full brim
Read
+Library
BALASAN UNTUK SUAMIKU

BALASAN UNTUK SUAMIKU

Mungkin, jika lelaki itu bukan Bram, Helmi akan bersikap biasa saja. Bram sekarang punya segalanya. Harta yang berlimpah, juga nama yang membumbung tinggi karena kesuksesan restorannya. Apalah arti Helmi sekarang? Bahkan hutangnya saja masih lumayan banyak pada Bram. Helmi merasa minder jika di bandingkan dengan Bram. "Pak Helmi, makan dulu biar bisa minum obat tepat waktu!" ucap Rena, perempuan berusian sekitar 35-an.
9.8189.7K viewsCompletedAdded to Library 4.7K Times as helm full brim
Read
+Library
Istri Buruk Rupa

Istri Buruk Rupa

Bram segera bergegas meninggalkan ruang kerjanya. “Kenapa dia, sebentar lagi juga jam istirahat,” ucap Hanung heran. Bram segera masuk ke dalam lift, turun, bergegas menemui Hesti, sahabatnya. “Hesti,” ucap Bram gugup setelah melihat Hesti menunggunya di parkiran motor. Hesti terlihat memakai one set warna hitam, dengan helm hitam, juga masker hitam.
9.518.8K viewsCompletedAdded to Library 565 Times as helm full brim
Read
+Library
Api Dendam Brianna

Api Dendam Brianna

Bukan tato mainan, permanen. Kali ini dia mengenakan dress dengan tali-temali di bagian bahu tanpa lengan dan rok bentuk A-nya menutupi hingga sedikit di atas lutut. Tato pada lengan bagian atas bisa terlihat jelas. Bila dia berbalik, maka ada tato juga pada punggung bagian atasnya. “Ian, perkenalkan ini Ishana. Sahabat baikku.” Aku menyentuh tangan kiri Damian yang merangkul bahuku, lalu dia mengulurkan tangannya untuk menjabat sahabatku. “Nana, ini Damian.”
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as helm full brim
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status