Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Dadakan dengan Suami Menyebalkan

Pernikahan Dadakan dengan Suami Menyebalkan

Aku terdiam berusaha mencerna kalimat yang Rizal ucapkan. “Aku pernah baca, ibu hamil yang dalam keadaan melahirkan tapi meninggal dunia, maka dia dikatakan mati syahid. Mati syahid sudah jelas ganjarannya surga. Insyaallah ibu kandungmu sudah bahagia di surga, Mbak.” Ucapan Rizal barusan bagaikan oase di tengah gersangnya padang pasir dalam hatiku. Benar, Ibu kandungku sudah bahagia berada di surga. Aku tak perlu menyalahkan kepergiannya kepada orang lain. Itu sudah takdir terbaik yang Allah berikan.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Menjelang Pernikahan

Menjelang Pernikahan

“Bagi saya mati jauh lebih baik daripada hidup menanggung aib.” Dalam kemarahan yang Melia tunjukkan, ada kesedihan terselip di dalamnya. Menjalani hidup yang penuh dengan kemalangan, sungguh terasa begitu berat. Tak jarang bisikan untuk mengakhiri semuanya melintas dalam pikiran. Namun, jika mengingat wajah-wajah yang menanti kiriman uang darinya, Melia pun harus mempertimbangkan kembali. *****
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Hidup sebagai kstaria dan mati sebagai Syahidin. ***
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Taaruf dengan Anak Wanita Malam

Taaruf dengan Anak Wanita Malam

“Ini baru semalam, pencarian akan terus dilakukan sampai waktu yang tak terbatas, Ummi. Dan, jika memang tak ditemukan, Selina meninggal dalam keadaan syahid. Menurut riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang terbunuh di jalan Allah, dia Syahid. Siapa yang mati tanpa dibunuh di jalan Allah dia syahid, siapa yang mati karena wabah penyakit Tha’un, dia syahid. Siapa yang mati karena sakit perut, dia syahid. Siapa yang mati karena tenggelam, dia syahid.” Lirih Ustaz Bashor dengan memejamkan matanya.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Hidup di dunia ini merupakan kematian yang sebenarnya, dan mati adalah kehidupan yang sebenarnya. Sekarang, dia akan menghadap kepada Sang Hyang Widhi dengan perasaan bangga. Semoga dia bisa berada di di istana vahala, dimana berkumpulnya para pendekar, ksatria, dan semua orang yang memiliki budi dan hati yang mulia.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107.8K kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
Tarian Persembahan Sang Ratu

Tarian Persembahan Sang Ratu

“Kau pernah mendengar kalimat ini tidak? Hidup mulia di bawah syariat Islam, atau mati syahid melawan kemungkaran.” Detik demi detik kematian di depan mata mereka saksikan sendiri. Dua kelompok pasukan lain telah tewas, jerit mereka menyayat hati siapa saja yang mendengar. Bau darah di mana-mana. Tersisa segelintir pasukan di bawah pimpinannya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

Kembalinya Sang Pendekar Rajawali Dari Andalas

kembali Kiai itu memberi penjelasan. “Oh begitu ya, Kiai. Jadi jika mati dalam membela sesama atas dasar kebenaran maka akan mati sahid,” Kiai itu hanya anggukan kepalanya memastikan kembali ucapannya tadi. Ceramah dan tanya jawab yang dilakukan Kiai pimpinan pemondokan itu hingga waktu sholat isya tiba, begitu waktu isya masuk mereka kembali sholat berjama’ah di mushola itu.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Janji Setia

Janji Setia

“Tidak akan mungkin kau menang melawannya. Sekali pukul juga kau akan mati!” “Benar, aku tidak akan menang melawannya, karena sebentar lagi kita akan sama-sama mati. Bedanya, aku mati masih ada kemungkinan selamat dari siksa neraka, mungkin. Tapi kalian selesai mati tidak akan ada bantahan di mana tempat kalian berakhir.” “Itu, kan menurutmu. Sedangkan kami setelah mati akan terlahir kembali.” “Ooh, begitu, ya sudah terserah pada keyakinanmu saja. Lalu kenapa kau tak coba melarikan diri?” tanya Nuwa.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Lebih baik mati ketimbang lari dari medan perang. "Kami boleh mati tapi tidak boleh terhina. Jika harus mati, kami akan menyeret banyak korban dari pihak lawan."
1043.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Cukup Sekali Mengucap Selamat Tinggal

Kata-katanya terdengar penuh janji, seolah benar-benar tulus. Namun, aku sudah tidak peduli lagi. Aku mengambil perjanjian perceraian itu, lalu membaliknya ke halaman terakhir. "Tanda tanganku sudah ada. Harta bersama juga nggak akan kuperebutkan. Selain rumah yang atas namaku, kamu hanya perlu memberiku 100 miliar dalam sekali bayar." "Setelah itu, aku dan putra kita nggak akan pernah mengganggu kehidupanmu lagi."
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai hidup mulia atau mati syahid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status