Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HIATUS

HIATUS

Karena tidak mau berpikir yang aneh-aneh, kukira aku masuk angin dan hanya mengusapkan minyak kayu putih ke perut. "Sudah pernah kujelaskan sebelumnya 'kan?" Ummu Hilza bertanya yang kuiyakan lagi. "Ini ambil," wanita itu menyerahkan sebuah test phack untukku. Aku menerimanya dengan tangan gemetar, karena takut dengan apa yang sama-sama terbersit di kepala kami. "Coba periksa dulu, aku juga menakuti apa yang kamu takutkan Talita." Aku patuh dan masuk ke dalam kamar mandi. Hasilnya membuatku shock. Ummu Hilza yang terlalu lama menunggu di luar menyusulku masuk dan sama shocknya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Darahnya berdesir, kepala dan isinya terasa panas, terlebih hati yang sedari tadi menahan semua. Di dalam mobil, saat pintu sudah tertutup rapat. Siska berteriak histeris. Tangannya memukul kemudi dengan rambut yang semakin berantakan. Riasan di wajah tak lagi indah sejak dia mendengar dua kata yang cukup membuatnya naik darah.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
ZahFad

ZahFad

Rasanya, ia ingin memukul Yuni sepuas hatinya bila dirinya dan sahabatnya itu tidak sedang berada di pesantren. Marisa menghampiri meja dan membuka laci mejanya. Ia berniat mencari obat penghilang rasa sakit tetapi dirinya menemukan amplop surat berwarna merah. Marisa segera membukanya dan isinya adalah : ~Dear Zahra Yang Paling Aku Benci~
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
PASUKAN BAYANGAN ZETHIAN

PASUKAN BAYANGAN ZETHIAN

Dua pilihan yang berat tapi harus diputuskannya. Selepas kepergian Hazeed, tim dokter kemudian menemui Helzi. "Butuh waktu cukup panjang untuk memulihkan Hawks. Cedera parah di lehernya mempengaruhi sejumlah syaraf utama di tubuhnya dan juga ... infeksi di matanya membuat kami harus segera melakukan pencabutan bola mata. Jika saja lebih cepat ditangani, kita mungkin masih bisa menyelamatkan mata kanan-nya."
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Lensa di mata kirinya berkedut, memproyeksikan sebuah hologram log data tipis ke udara kosong di depannya. ANALISIS TELEMETRI - ANOMALI LAMBUNG Tipe Muatan: T-700 Sub-Aquatic Fission Device. Mekanisme Pemicu: Kunci Biometrik (Sinyal Aegis Terdeteksi). Radius Kehancuran: 1.2 Kilometer (Penguapan Instan). Estimasi Sisa Waktu (Kinetik): 18 Menit 40 Detik.
10587 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

"Sangat." "Sebenernya gue kaya, beneran deh. Cuma Bunda gue gak ngebolehin gue naik mer—" "Cepetan, kunyuk! Mau lambat ini." Baskara memandang Joi di spion sebentar. Ia memilih tak lagi melanjut kata. Ia percepat laju motor dengan menarik gas, namun tetap saja. Speedometernya tetap bergeming di tempat sebelumnya.
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
HALCYON

HALCYON

Penjelasan dari dokter Hasbi membuat jantung Kaivan berdetak dengan sangat cepat disertai rasa dingin yang tiba-tiba menyelimutinya, ia sangat cemas. “Alangkah baiknya jika Nyonya Sari segera melakukan Angiogram Koroner atau pemasangan kateter pada jantung beliau. Tenang saja, ini adalah prosedur yang sangat aman dilakukan dan tidak sampai mengancam nyawa pasien. Saya bisa merekomendasikan salah satu rumah sakit di Singapura yang sangat mumpuni untuk menangani hal ini” lanjut doter Hasbi seolah bisa membaca kekhawatiran di wajah Kaivan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
DIA

DIA

Eric dan Davka meluncur ke apartemen Davka karena letaknya lebih dekat dari rumah sakit tempat Anulika di rawat. Dengan memarkir mobil sembarangan Davka bersama dengan Eric segera bergegas memasuki lift. Membuka pintu apartemen, mengganti pakaiannya dengan kaos dan celana jeans. Segera membuka tempat rahasianya yang berisi koleksi pistol revolver dan senapan berijinnya. Diambilnya beberapa untuk berjaga-jaga dimasukkannya didalam tas hitam besar yang selalu siap. Kemudian bergegas dia pergi dengan Eric mengendarai Rubicon. "Eric tolong share lokasi Tama pada papi,"
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai hiks
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status