Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Passionate Devil: Selir yang Terluka

Passionate Devil: Selir yang Terluka

ketakutan mengenai amarah pria itu, yang tidak diluapkan secara gamblang, cenderung meninggalkan narasi horror. Kenyataan dari perubahan samar di udara sekarang menunjukkan bahwa Hores sadar terhadap keberadaannya. Avanthe semakin bertambah gusar setelah pria itu tak banyak bicara selain meletakkan telepon genggam yang digunakan sesaat lalu ke atas meja. “Apa kau baik – baik saja?”
1011.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Bella bertanya kepada Darius, "Apa yang paling kamu takuti?" Darius melihat sekilas poster promosi di pintu toko dan menjawab dengan santai, "Hantu." "Oke, ayo pilih naskah horornya," ujarnya sambil mengambil brosur yang diserahkan petugas. "Coba lihat, mana yang kamu suka? Kita akan membuat naskah horor ala lokal." Darius melihat gambar mengerikan itu. "Kamu ini sengaja, 'kan?"
9.6576.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.7K kali sebagai horror sans
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
THE HUMAN BEAST

THE HUMAN BEAST

kataku. Vampir itu meluncur perlahan ke bawah dinding untuk duduk di lantai di sebelahku. Dia mulai tertawa. Vampir tidak tertawa dengan baik, atau setidaknya yang ini tidak. Dia setengah terlihat - terdengar - seperti sesuatu yang keluar dari film horor yang buruk - jenis film horor yang tidak menakutkan karena Anda tidak percaya, itu sangat kasar, di mana anggaran efek khusus mereka? - dan setengahnya tidak. Babak kedua seperti film horor terburuk yang pernah Anda lihat, salah satu yang membuat Anda berpikir tentang hal-hal yang tidak pernah Anda bayangkan, salah satu yang membuat Anda takut sehingga Anda muntah. Ini lebih buruk daripada goblin cekikikan, penjaga keduaku, dari geng Bo. Aku
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Lutut Alexander lemas, dia jatuh ke lantai. Mafia berdarah dingin itu, pria yang pernah menembus hujan peluru tanpa sekalipun mengedipkan mata, benar-benar hancur. Dia merangkak ke sisinya, tangan gemetar menyibakkan rambut yang kusut dan berlumuran darah dari wajahnya yang tak bergerak. "Alana! Bangun! Ini nggak lucu!"
57.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Suara yang pertama kali ia dengar ketika ia muncul di dunia. “Jangan bilang kau memintaku untuk bernyanyi,” ucap Van dengan sedikit panik. “Kau tak akan menyukainya, Ele. Sumpah. Suaraku sangat mengerikan. Gendang telingamu bisa pecah.” Kini giliran Ele yang terkekeh karena nada panik Van. “Suaramu oke oke saja,” gumamnya. Van menyanggah lagi opiniku. “Jangan, Ele. Jangan paksa aku untuk bernyanyi. Kau akan muntah, demam, kejang-kejang, dan—“
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

Lampu sorot helikopter masih menyapu balkon, menciptakan bayangan panjang yang menari-nari di lantai marmer. Haris Winata dibawa pergi dalam diam, namun tatapan terakhirnya pada Gia bukanlah tatapan seorang pria yang kalah. Itu adalah tatapan seorang pria yang baru saja menanam benih kehancuran dan sedang menunggu waktu untuk melihatnya tumbuh.
951 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
CINTA MANUSIA DAN HANTU

CINTA MANUSIA DAN HANTU

"Dia terlihat aneh, Siska. Dia seperti sedang berbicara dengan seseorang yang tidak terlihat," "Hahaha..." tawa Siska menggelegar di dalam kamar kos. "Ini semua karena kau kebanyakan menonton film horor, Cin. Sudah, jangan pikirkan hal aneh itu lagi. Lagian, mana mungkin seorang Stiven Anderson berubah gila? Berbicara dengan makhluk astral? Yang benar saja?" "Kau mengatakan makhluk astral seperti hantu, gitu?" "Benar. Jadi, apa kau ingin menanggapi ucapanku itu serius?" Akhirnya Siska kembali ke setelan awal. Wajahnya menatap dalam sosok sahabatnya, Cindi.
307 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Penyihir Serigala

Penyihir Serigala

Sementara itu, Elisa hanya tidur di tempat tidur, makan, dan minum tanpa melakukan apapun. Elisa melangkahkan kakinya ke dalam lorong yang gelap dan tak berujung. Awalnya, ia ragu untuk masuk. Ada perasaan takut melihat lorong yang gelap di depannya. Lorong itu terasa sepi, tanpa ada pelayan atau warrior yang lewat. Udara di bawah tanah terasa lembab dan dingin, dan Elisa bisa mencium bau bangkai.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu

Suara Hantu di Kamar Tamu Part 32 : POV Vika 2 (Chat Nyasar) [Hey, pelakor, jangan ganggu suamiku!] Sebuah pesan dari nomor tak dikenal, masuk ke ponselku. Dahi ini langsung berkerut kala membacanya dan menganggap pesan itu hanya salah nomor sebab saat ini aku tak sedang mengganggu suami siapa pun. kuabaikan pesan itu dan melanjutkan aktifitasku yang sedang membaca sebuah novel online di KBM App dengan judul “Istri Gaib” karya Evhae Naffae. Aku mulai berkhayal jika memiliki suami gaib, ah ... mungkin asyik kali ya. Hanya aku yang dapat melihatnya, otomatis aman dari gangguan pelakor. Eh! Kok pelakor?
1024.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

Hantu perempuan tanpa kepala itu lalu bergerak maju. "Mundur woi, jangan deket-deket!" seru Haris memberi perintah pada hantu perempuan itu. "Duh, si Haris pake liat hantu lagi," gumam Rossa. "Kalian lihat kepala saya, nggak?" tanya hantu itu. "Enggak lah, nggak liat, mana kita tahu ya, Sa?" tanya Haris menoleh pada Rossa. "Apaan sih, Ris?'
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai horror sans
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status