Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Forever Hours

Forever Hours

Apalagi hanya untuk duduk sendirian di sana seperti orang bodoh. Akan tetapi, langkahnya terhenti mendadak. Fira hampir terhuyung ke belakang saking kagetnya. Seseorang yang lebih tinggi darinya tiba-tiba berada di sana, seperti hantu. Sayangnya, mungkin hantu tak ada yang serapi itu, apalagi senyumnya. Ah! Fira merutuki yang terakhir itu.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as horror sans
Read
+Library
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Dia tertawa kejam dan berkata, "Karena begitu, aku akan kirim kamu ke neraka lebih dulu!" Sebelum Agnes sempat melawan, Christopher sudah menggorok lehernya dan menendangnya ke laut. Tangannya terikat dan darahnya langsung menarik perhatian semua hiu di sekitar. Kemudian, hiu-hiu itu pun melahapnya. Dalam hitungan detik, sosoknya sudah menghilang sepenuhnya. Setelah melakukan itu, Christopher kembali ke dek dan mengeluarkan foto berbingkai diriku dari sakunya. Dia menuangkan dua gelas alkohol untuk dirinya sendiri, lalu mengeluarkan sebotol pil tidur dan menelan semuanya.
5.7K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as horror sans
Read
+Library
Psycho

Psycho

Louis memperlihatkan senyuman iblisnya, kemudian pergi ke suatu tempat. Saat ini, motor Louis berhenti di dekat gerbang sekolah tempat Ji Ho belajar. Saat sampai, pria ini melihat mobil Marcus pergi tidak lama setelah Ji Ho keluar. “Dibanding Tian si penakut itu, Marcus adalah pria gila yang tidak bisa kusentuh. Tapi tidak apa-apa, aku tidak harus menyentuhmu, agar kau menjauhi Rachel-ku,” ucap Louis, lalu turun dari motornya, dan berjalan masuk ke sekolah Ji Ho.
1010.9K viewsCompletedAdded to Library 434 Times as horror sans
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Aku di antar sampai bertemu dengan sosok laki-laki yang memakiku di telpon tanpa mau mendengar penjelasan apa-apa. Lalu, saptam itu pamit untuk kembali berjaga. Suasana di sini sangat dingin hingga menusuk tulang. Rumah ini mewah nan luas namun, di hiasi kesunyian yang nyata. Aku sedikit menjauh dari pria paruh baya ini, karena di belakangnya berdiri sosok yang menakutkan. Namun, makhluk itu seolah mengikuti gerakan manusia di depannya.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as horror sans
Read
+Library
Sweet Revenge

Sweet Revenge

Andreas tampak tertawa geli, tapi sorot matanya yang aneh dan tak terbaca justru membuat Alan entah harus merasa cemas atau ngeri. "Dia tumbuh dengan cantik, kan, Alan?" ucap Andreas dengan senyum sinis dan ekspresi serius penuh perhitungan.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as horror sans
Read
+Library
De Crepusculum

De Crepusculum

"Khawatirnya kakak itu berlebihan, masa apa-apa ga boleh, beresin perpustakaan ga boleh, kuras kolam ga boleh, nyapu lapangan ga boleh, ini ga boleh, itu ga boleh, sekalian aja besok aku ga boleh hidup sekalian!" "ATHA!" bentak Kanzo yang diliputi amarah. Atha tersentak kaget, air matanya mengalir tanpa aba-aba, dan itu membuat Kanzo merasa amat bersalah. Sekarang Atha terisak, "AKU BENCI KAK KANZO!" Atha menghentakkan kakinya lalu berbalik meninggalkan Maise berdua bersama Kanzo. Sepeninggal Atha, Kanzo mengerang jengkel.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as horror sans
Read
+Library
Under His Darkness

Under His Darkness

Hanya sesekali cahaya redup menembus dari ventilasi. Sekujur memar dan luka dibiarkan menganga tanpa diizinkan diobati atau sekadar dibersihkan. Darah sudah mengering di mana-mana, sebagian merah tua, sebagian sudah menghitam. Nathan sampai lupa bagian mana saja yang sakit. Bahkan, dia juga lupa sudah berapa lama dia ada di sini. Jam di kepala Nathan tidak lagi memiliki arti. Waktu menjadi sesuatu yang abstrak. Setiap detik terasa seperti menit, setiap menit seperti jam. Siang dan malam melebur menjadi satu gelombang panjang ketakutan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as horror sans
Read
+Library
Misteri Bus Setan

Misteri Bus Setan

sambung Mark. Sherly masih membeku. Di depannya ada hantu sopir bus. Dia tidak sengaja melihatnya dan membuat dia takut. Otomatis dia berteriak ketakutan. "I-itu itu-tu-tu," jawab Sherly menunjuk ke arah hantu sopir bus dengan suara terputus-putus. Mark, Davin, Putri dan lainnya melihat ke arah yang ditunjuk oleh Sherly. Mata mereka membola besar. Mereka harus segera melarikan diri.
608 viewsCompletedAdded to Library 21 Times as horror sans
Read
+Library
Baby Sitter Sang CEO

Baby Sitter Sang CEO

Reres dan juga Saga kini berada di dalam bioskop. Sengaja Reres memesan film horor karena tau Saga pasti akan merasa ketakutan. Saga sejak tadi sudah hela napasnya berkali-kali, padahal lampu dalam ruangan saja belum dimatikan. Reres melirik dan tersenyum jahil. "Takut pasti kamu kan?" tanya Reres. "Jangan aneh-aneh kamu, mana ada aku takut nonton ginian doang." Saga protes karena tak mau merasa diremehkan.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 632 Times as horror sans
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status