CHAYYARA
tanya Chayyara.
"Belum, tapi saya tidak lapar."
Chayyara mengangguk lagi. Lalu Chayyara berdiri dari duduknya. Armor mendongakkan kepalanya, mengerutkan keningnya, "Mau kemana?"
"Ke kamar, Kay ingin menelepon Mama."
Armor memperhatikan cara berjalan Chayyara yang terlihat tidak bertenaga. Istrinya itu sesekali memegang perut dan pahanya, meringis pelan seperti menahan sesuatu yang terasa sakit di sana.