Bertemu Lagi Tanpa Tangis
Manolia tidak segera berbicara, dia hanya menatap Wendrino dengan tenang.
Entah mengapa, tatapan seperti itu membuat Wendrino merasa bersalah tanpa alasan.
Wendrino hanya bisa memalingkan pandangan, tidak berani lagi menatapnya.
Beberapa menit kemudian, Manolia baru perlahan berkata, "Wendrino, kamu tahu nggak, sejak masa SMA aku sudah menyukaimu, hari-hari bersama denganmu adalah kenangan yang paling sulit kulupakan dalam hidupku. Bahkan karena terlalu indah, aku sampai merasa semuanya agak nggak nyata."
Bab Populer