Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

"Bagus. Sekarang lanjut." Rey menatap mushaf dengan serius, mengerutkan dahi. Huruf-hurufnya seperti saling tumpuk. Kepalanya agak pening. "Ar-Rahman..." ia membaca dengan perlahan. "Allama... Qur’ana... Khalaqal insan..." Atmajaya menatapnya lekat. "Bukan ‘khalaqal insan’, tapi ‘khalaqal-insaan’. Panjangin dikit."
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Lyra dengan santai berkata, "Hatiku terasa tak tenang, dan nggak bisa tidur. Ambilkan aku buku [Sejarah dan Pemerintahan] di rak buku, itu buku yang paling manjur untuk membuat tidur." Naila menjawab, berjalan ke rak buku, mengambil buku itu, dan menyerahkannya kepada Lyra, sambil dengan ramah menasihatinya, "Membaca di bawah cahaya lampu bisa membuat mata Anda sakit. Nyonya, sebaiknya jangan membaca terlalu lama." Lyra mengambil buku itu dan meliriknya dengan tenang, "Bukannya kau buta huruf?"
985.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Ia dikenal sebagai Larisa dari Waktu Kedua, penerus langsung garis ajaran Nagara dan penjaga Kitab Layung Baru. Di depannya, kitab itu terbuka. Namun halamannya kini bukan lagi dari bahan duniawi, melainkan dari cahaya murni yang bergerak seperti air. Dan di setiap lembar, kata-kata muncul dan menghilang seiring napasnya. Larisa membaca dengan suara pelan: “Lamun cahaya geus eling, poék bakal jadi pangeling.”
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Pengawal Palsu Tuan Muda

Pengawal Palsu Tuan Muda

sahut Eryx santai. Rasa penasaran membuat Lyra akhirnya membuka map tersebut. Dia membaca lembar demi lembar klausul hukum yang tertulis di sana. Namun, baru saja tiba di pertengahan halaman kedua, napas Lyra mendadak tertahan. Matanya melebar sempurna, dan wajahnya yang dirias cantik seketika berubah pucat pasi.
755 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Kata pak Kamil, seoarang guru Al-qur’an dan segala ilmu yang berhubungan dengan Al-Qur’an. Pagi itu, pak Kamil menjelaskan tiga huruf pada awal surat Al-Baqarah. Alif Lam Mim. Dia menjelaskan bahwa disana ada beberapa hukum tajwid, salah satunya adalah Mad Arid Lisukun. Apa? Bacalah sendiri pada buku tajwid. Saya yakin kita semua adalah orang-orang yang cerdas. Selanjutnya, pak Kamil menjelaskan tentang artinya. Ha, arti? Apakah ada artinya? Begini penjelasan dari beliau :
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Mencuri Calon Suami Adikku

Mencuri Calon Suami Adikku

“Bacalah.” Tanpa sapaan, Wolf mengulurkan kertas beberapa lembar. “Apa ini?” Luna mengerutkan bening. “Baca saja! Atau kau tidak bisa membaca?” Wolf cepat sekali menjadi kesal. Luna membaca judulnya, ternyata surat perjanjian—dengan bahasa yang rumit. Tentu saja Luna malas membacanya. Dulu Luna memakai pengacara untuk mengoreksi isi perjanjiannya dengan Wolf.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 722 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Satu paragraf spesifik di halaman ketiga membuat aliran darahku berhenti seketika. "Gugatan Raka tidak masuk akal," gumamku pelan. "Dia tidak menyertakan estimasi kerugian atau tuntutan ganti rugi likuid yang spesifik." "Baca pasal lanjutannya, Alea." Jari telunjukku bergeser ke bawah. Otakku membedah struktur bahasa hukum yang sangat rumit dan menjebak itu. "Dia mengajukan permohonan discovery process," desisku tajam.
9.471.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

Kenna menatap mereka satu per satu, bibirnya membentuk senyum tulus. “Sekarang kita baca surat Al-Lail, ya. Ingat, pelan-pelan, jangan buru-buru. Allah suka kalau kita baca dengan hati.” Suara anak-anak itu serempak, melantunkan ayat dengan logat khas kampung. Beberapa masih terbata, tapi semangat mereka tak surut. Kenna memperhatikan sambil sesekali menepuk pundak kecil yang mulai kehilangan fokus.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Happy Reading ************* Ahad/ minggu Pagi yang begitu indah, dimana sinar matahari telah menyinari kedua pasangam muda itu. Lexsa sedikit demi sedikit membuka kedua kelopak matanya. Lexsa yang belum terlalu sadar/ nyawa nya belum terkumpul 100% mencoba memerhatikan baik baik orang yang ada didepannya yang sekarang tengah memeluk dirinya
27.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Pendekar Sabre

Pendekar Sabre

"Jangan menyeret kaki. Murid di Mata Air-" "Tidak boleh menyeret kaki saat berjalan, harus menegakkan tubuh, tidak boleh menimbulkan suara saat berjalan, pandangan lurus ke depan. Haiyah, meski aku baru membaca peraturannya semalam, aku sudah hapal di luar kepala," sela Zizi dengan cepat. Lan Feiyu menatap Zizi lekat. Semalam saat Zizi menyusup ke kamarnya, Zizi membaca dua buku, yang pertama pengetahuan, dan yang kedua gadis itu membaca buku peraturan yang ada di Mata Air.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai hukum bacaan lam dan ra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status