Serpihan Hati
Sayangnya dia harus berhenti sejenak guna menghindari seekor kucing yang menyebrang tanpa mematuhi peraturan lalu lintas.
"Kau yang buta apa kucingnya?" Ari masih tidak terima. Kini dia malah membuka pintu mobil dan menyuruh Joe keluar. "Keluar!"
"Tuan, maafkan saya Tuan!" Takut jika Ari akan memukul atau lebih tepatnya menghajar dirinya. Bukannya tidak mampu melawan, hanya kurang etis saja, gara-gara seekor kucing lewat, dia jadi ketiban apes. Jika benar, dia akan membenci kucing selamanya. "Maaf, Tuan, saya meleng tadi, jadi tidak melihat keberadaan kucing itu."
Hot Chapters