KEMBALINYA SANG RATU
Matanya memantulkan bayangan dirinya yang terpecah: di satu sisi, janji kekayaan; di lain, tangisan anak perempuannya yang terbaring di rumah sakit karena menghirup gas tambang.
"Maaf, Harimao," bisiknya sambil menyuntikkan sampel DNA ke mesin kloning. "Dunia tak lagi mengenal loyalitas, hanya survival."
Tapi darah Lintang bukanlah bahan pasif. Saat mesin mulai berdetak, DNA itu berevolusi liar. Layar-layar monitor meledak, cairan hijau menyembur dari tabung reaksi. Dari dalam kabut asap, sesosok figur muncul—Hybrid 5.0, tubuhnya setengah daging setengah logam, mata biru Lintang tapi dengan pupil seperti lubang jarum.