Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Be With You

Be With You

[Giornino] I drew a broken heart Right on your window pane Waited for your reply Here in the pouring rain Just breathe against the glass Leave me some kind of sign I know the hurt won't pass, yeah Just tell me it's not the end of the line Just tell me it's not the end of the line [Angeline] I never meant to break your heart Now I won't let this plane go down I never meant to make you cry I'll do what it takes to make this fly, oh
2.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

"Selamat malam, Nyonya Rayyan. Seseorang sedang menunggu anda. Ikuti rute ini hingga mengarah langsung padanya." Gea mengedarkan pandangan pada sosok wanita yang tidak terlihat. "Kenapa malah mengerikan." Gea memegang tengkuknya yang mulai meremang. Walaupun begitu, rasa penasaran membawa langkah kakinya tetap menelusuri tempat tersebut hingga sampai pada seseorang yang dimaksud. Tiba-tiba lampu padam, tempat menjadi gelap. Gea langsung takut dengan keringat dingin, tetapi cahaya di depan mata telah mengalahkan rasa takutnya, berganti dengan rasa penasaran.
9.889.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
My Light

My Light

Karena Aksa belum tidur otomatis akan memberitahu orang tuanya, melihat Asya keluar dari kamar—ternyata menemui Rafan. “Apa yang akan terjadi ya?” Aksa mencoba menebak, memutuskan masuk ke dalam lagi dan membiarkan Asya mengikuti Rafan. “Kuharap cepat selesai.” **** Rafan terus melangkah, seakan tidak peduli dengan Asya masih saja mengikutinya. Meskipun sadar, merasa kalau Asya sudah ingat dirinya lagi. “Rafan!” panggil Asya, terus mengekor dari belakang.
106.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 219 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Black Light

Black Light

Hahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahhahahahahahahahahahahahahahahahahaha Mereka tertawa. Di satu sudut, dimana para mahluk gelap kemerah-merahan menikmati tontonannya. Sesosok bayangan hitam tanpa tanduk terdiam menatap keriuhan tempat itu. Seolah keberadaannya tidak disadari oleh mahluk-mahluk lain di tempat itu, dia berjalan pelan. Sosok yang bagai bayangan itu terus berjalan diantara kerumunan mahluk-mahluk bertanduk tanpa ada yang memperhatikan langkahnya. Semua mahluk bertanduk itu tetap terfokus pada apa yang mereka lihat. Perlahan sosok gelap itu melebur dengan udara dan lenyap begitu saja dari keriuhan tempat itu.
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Black Shadow

Black Shadow

Tujuh tahun telah berlalu ... Derap langkah kaki menggema di sepanjang lorong. Seorang gadis dengan berpakaian serba hitam, tak lupa aksesoris kacamata juga topi hitam yang melekat di tubuhnya. Gadis itu melangkah sepanjang lorong yang kelam, berjalan menuju sebuah ruangan yang terletak di ujung lorong tersebut. Dia berjalan tegap, dan sama sekali tidak menoleh ke belakang.
103.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 111 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Dark White

Dark White

Lampu-lampu yang tadi menyala juga sudah mati dan tinggal empat lampu kecil di tiap sudut ruangan yang hidup. Bella menelusuri setiap sisi tempat duduknya tadi, namun tidak menemukan ponselnya. Pencahayaan yang remang-remang juga membuat matanya yang tidak begitu bagus semakin buruk. “Mencari ini?” Sebuah suara datang dari arah pintu masuk. Bella mendongak dan menyipitkan matanya. Sebuah siluet hitam berjalan mendekat. Tangannya memegangi ponsel Bella.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 116 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Towards You

Towards You

Dak, duk, dak, duk. Suara langkah kaki yang terdengar menggema, seperti suara orang yang memakai sepatu boot yang alasnya tebal dan keras. Perasaan Lidia makin tidak enak seiring dengan suara langkah itu yang terus mendekat. Napasnya memburu karena ketakutan, peluh dan keringat pun terus bercucuran. Pikirannya sama sekali tidak bisa tenang dan jernih. Berbagai macam dugaan memenuhi kepalanya hingga nyaris membuat pikirannya meledak bagai petasan. “Sebenarnya ada apa ini? Di mana aku?”
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
Under His Darkness

Under His Darkness

Tidak perlu cermin, hanya insting dan kebiasaan yang sudah tertanam. Kacamata gelap kemudian meluncur menutupi matanya. Aneh, karena malam sudah menyambut, tapi pada Damian, benda itu tidak tampak berlebihan. Justru semakin menegaskan jarak, menambah lapisan dinding antara dirinya dan dunia luar. Adrian menyusul cepat di belakangnya. “Aku ikut denganmu saja.” “Kamu bersama Andy,” ucap Damian, lebih rendah, lebih keras. “Di layar, kamu bisa melihat semuanya.”
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 153 Beses bilang i will follow you into the dark
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status