Warisan Artefak Kuno
Dalam kesunyian usianya yang menua, kekecewaan dan frustasi semakin dalam menghantui dirinya, hingga akhirnya dia memutuskan bahwa warisan ilmunya harus diteruskan kepada generasi baru.
Seiring berjalannya waktu dan usianya semakin menua, Juedai Jianren, yang diperkirakan berusia dua ratus tahun, memutuskan untuk mengambil tiga anak kecil sebagai muridnya.
Dia lalu menurunkan ilmu saktinya kepada mereka, masing-masing sesuai dengan bakat alami yang dimiliki oleh ketiga anak tersebut.