Kuranji
Setelah sebagian langit-langitnya runtuh akibat teriakan panik Kuranji begitu mencabut pedang, ruangan tersebut tampak lebih luas.
Kuranji duduk bersila. Jemarinya mulai membuka lembaran kitab kuno warisan sang guru. Kening Kuranji mengerut menyaksikan tulisan arab melayu. Jujur, ia tidak begitu pandai membaca tulisan tersebut. Anehnya, tulisan tersebut seakan bergerak merasuki jiwa Kuranji, memberikan pemahaman yang membuatnya terkagum-kagum.
“Wow, kelihatannya kitab tua ini berisi ilmu kanuragan yang luar biasa!”
Hot Chapters