Pesugihan Kandang Bubrah
Ia duduk di lantai ruang tamu, menggambar pelan.
Lila keluar dari kamar, melihat punggung anaknya dari kejauhan.
Ia berjalan mendekat. “Sudah menggambar lagi, ya?”
Jatinegara menoleh dan tersenyum kecil.
“Cuma pohon dan rumah, Bu.”
Lila duduk di sebelahnya dan mengintip gambar itu. Dan memang, hanya ada rumah mereka, halaman, dan pohon besar. Tidak ada sosok. Tidak ada bayangan.