Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Tanpa berkata-kata, dia mengangkat tangan kanannya, jari telunjuknya menggores udara di depannya, seolah-olah menggambar sesuatu di kanvas tak terlihat. Dan di tempat yang digoresnya, muncul sebuah celah kecil di udara. Bukan lubang gelap, melainkan seperti sebuah jendela yang terbuat dari cahaya dan ilusi. Melalui celah itu, terlihat serangkaian gambar dan gerakan yang aneh—barang-barang dan makhluk-makhluk berbentuk sketsa, bergerak dengan kaku dan patah-patah, seperti animasi dalam buku flip yang sederhana. Itu terlihat seperti lukisan hidup yang belum selesai.
465 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as ilustrasi
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

Dilihat dari modelnya, yang tertulis dalam laptop adalah sebuah naskah. Pemilik undangan terakhir sedang men-scroll naskah yang ada dalam laptop. Di bagian akhir terdapat beberapa foto. Jovita Fabella, Isamu Zelina, Rania Meisy, Adien, Kamelia Mika, Tami Shakila. Selain nama dan data diri, kegiatan orang-orang dalam foto juga tertulis cukup detail. Ada satu foto yang dicoret. Kata Death dengan warna merah dan dicetak tebal tertulis di kolom keterangan. Suara getar ponsel terdengar.
9.910.0K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as ilustrasi
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Seru Riyanti yang ikut antusias melihat Aida dengan tangan kirinya masih memegang kuas di mana ujung kuas itu mengarah pada kanvas dan tangan kanannya mencentil-centil bagian kayu brush sehingga cipratan cipratan itu berupa titik-titik putih terlihat sangat cantik sekali digambar abstrak Riri yang warnanya didominan dengan warna hitam, ungu, biru, abu, violet, dan campur-campur membentuk campuran warna yang seakan menggambarkan langit malam bertabur bintang jadinya. "Hihi, Iya! Aku cuma nambahin bintang di sini supaya gambarnya Riri makin cantik! Soalnya ini udah cantik banget tuh lihat tuh! Kamu pinter banget sih sayang." Sebetulnya gambar yang dibuat oleh Riri itu hanya coretan-coretan abs
966.5K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as ilustrasi
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
ISTRI PENGGANTI

ISTRI PENGGANTI

Dengan cepat dia menyembunyikan pakaian laknat itu dibelakang punggungnya karena merasa malu jika pakaian itu dilihat oleh Austin, walaupun yang memberikan pakaian itu adalah Austin. "Aku menggunakan gaun ini saja," cicit Krystal. Dia lebih memilih menggunakan gaun pengantin dari pada memakai pakaian yang tidak senonoh tadi. "Terserah. Ikuti aku!" Krystal mengikuti Austin menaiki tangga menuju lantai atas yang terdapat kamar Austin. Mata Krystal terpaku pada hiasan kamar yang dipenuhi oleh bunga-bunga dan juga lilin yang yang membentuk tanda love tapi dalam keadaan yang tidak menyala, selain itu juga terdapat foto-foto Austin bersama kakaknya. Sepertinya Austin menyiapkan semua itu untuk kak
104.9K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as ilustrasi
Read
+Library
Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Terbuai! Jarum Magis Mas Wira

Benang melambangkan kendali, rubah melambangkan kecerdikan, ular melambangkan bujukan, dan spiral melambangkan pengaruh yang perlahan mengubah pikiran orang lain. Sedangkan tato Ilusi, adalah tato berbentuk bulan sabit, mata tertutup, kupu-kupu yang berubah menjadi asap, serta pecahan kristal yang dikelilingi kabut. Bulan melambangkan mimpi, mata tertutup melambangkan persepsi yang menipu, kupu-kupu melambangkan perubahan, dan cermin melambangkan batas tipis antara kenyataan dan ilusi.
384 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as ilustrasi
Read
+Library
Fake Identity

Fake Identity

Berdendang angin di bawah awan Membawa pesan tanpa suara Berbisik samar dekat di telingga Menghangatkan jiwa-jiwa yang kesepian Ruang Kantor Pemasaran “Drrrrr....drrr....!” handphone Ilona bergetar. Rabu yang sibuk membuatnya tidak telalu peduli dengan beberapa pesan masuk. Hanya panggilan yang berhubungan dengan pekerjaan saja yang dia jawab. Duduk di depan laptop dengan wajah serius Ilona mengotak-atik website dan mencoba mengarang konten iklan. Dia sedang berpikir konsep baru apa yang bisa dia gunakan untuk produk barunya, sebelum iklan diberikan pada staf desain. Ilona memang sering mengajukan proposal, menyumbangkan ide-ide anehnya, kadang konsep horor, kadang konsep komedi, semua itu t
104.9K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as ilustrasi
Read
+Library
Istri Rasa Pembantu

Istri Rasa Pembantu

Langkahnya terhenti, tak terduga dan dramatis. Bugh ... Bugh ... Bugh ... Bersambung
1012.7K viewsOngoingAdded to Library 380 Times as ilustrasi
Read
+Library
Istri yang Tak Didambakan

Istri yang Tak Didambakan

Bu Lastri tertawa kecil, memainkan rambutnya dengan gaya yang tidak sesuai dengan usianya. “Bagus, Bu! Followers Ibu pasti suka. Coba sekarang kasih caption dramatis yang bikin orang kepo.” “Misalnya… ‘Aku butuh lelaki sejati di hidupku’?” Bu Lastri tertawa genit. Andin mengacungkan jempol. “Pas banget! Udah, langsung posting aja.” Hendra menghela napas berat. “Astaga, pagi-pagi kalian sudah sibuk dengan ini lagi?”
105.4K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as ilustrasi
Read
+Library
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Maafkan anak saya, Yang Mulia. Dia tidak bermaksud lancang—“ “Aku hanya mau memberikan gambarku pada tuan yang itu, Mama.” Ruthie menunjuk langsung ke Corentine dengan jari kecilnya. “Gambar apa?” Ibunya menarik papan itu dari tangan anaknya dengan gerakan yang tergesa. Matanya melintas sekilas di permukaan papan—gambar istana dan menara yang miring-miring, dua figur kecil bergandengan, dan di sisi lain garis-garis yang tidak beraturan. “Tidak perlu mengganggu tuan-tuan yang sibuk dengan gambar seperti ini. Ayo kembali ke rumah.” Ia menarik tangan Ruthie.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 185 Times as ilustrasi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status