Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dead&Queen

Dead&Queen

Langit Jakarta sudah gelap, tapi pikirannya masih terang oleh pertanyaan Gio, "Ever thought that maybe you're lonely up there?" Dia membuka pintu apartemennya, melepas sepatu, dan menjatuhkan diri ke sofa. Matanya menatap langit-langit. "Apa iya selama ini gue terlalu fokus pada kesempurnaan sampai lupa pada... sesuatu?" HP-nya bergetar. Pesan dari Gio: "Btw, tadi gue lupa kasih tau. Judul konsep kita: 'Bare You, Flawed & Free'. Kalo lo nggak suka, kita bisa ribut lagi besok. 😉"
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai imperial circus dead decadence
Baca
+Pustaka
De Crepusculum

De Crepusculum

Kenzo tergetar. "Detik ini Kenzo, detik ini. Okaasan menyerahkan dirimu pada dirimu sendiri. Okaasan sebenarnya tak mau melakukan ini, tapi ini demi kebaikanmu. Okaasan tak mau disalahkan, ketika kamu menemui nasib burukmu nantinya. Kamu mungkin akan bilang 'Ini semua karena Okaasan tidak menahanku!' tidak Kenzo, tidak. Okaasan tidak akan menahanmu karena kamu, tahu mana yang benar dan mana yang salah. Untuk terakhir kalinya Kenzo, Okaasan hanya ingin mengingatkan, hukum meminum arak, berjudi dan berzina adalah haram mutlaq, haram yang tak bisa diganggu gugat. Kamu selalu menganggap mereka adalah kesenangan, tapi kamu lupa bahwa Allah-lah pemberi segala kesenangan. Selagi kamu ridho pada seg
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai imperial circus dead decadence
Baca
+Pustaka
THE IMPERIOUS HUSBAND

THE IMPERIOUS HUSBAND

Dia mencuci tangan yang penuh darah dan sudah hampir mengering. Aldi terlihat berada di depan meja bartender. Merenung sambil menggenggam kuat gelas yang berisi minuman beralkohol. Entah sudah kesekian gelas cairan itu masuk ke tubuhnya. Sepertinya minuman itu telah membuat dia mulai merasakan sesuatu yang berat di kepala dan separuh kesadarannya menghilang. "Dasar wanita pelacur!" umpat Aldi berulang kali dengan sorot mata penuh benci seraya menggelengkan kepalanya beberapa kali.
9.914.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai imperial circus dead decadence
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
EDELWEIS
Perhatian! Buat para my readers tercintah, mohon maaf jika up nya tersendat....Author masih nunggu kepastian kontrak dulu di sini, jika sudah ada kepastian pasti author lanjut up. Sabar ya sayangkuh Mohon maaf atas ketidaknyamanannya🙏 Ttd. -Edelweis-
Wiwin Kurnia Furqon
uuhh kasihan bebez aldi menderita. . tp aku rasa bahagia maaf ya sayang slah sendri pake acara nikah lagi,dengan alasan karna keslahan ,gk d cari tau dulu gtu knpa bisa terjadi kesalahan , .di tunggu azab yg WAw buat nadia.
Baca Semua Ulasan
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

“Sejak kapan zombie bisa kelaparan?” Elio pelototin sekeliling. “Atau jangan-jangan... Neo nyerap mereka. Kayak vampir, tapi versi mayat hidup.” Mereka terus jalan. Dan setelah hampir dua jam, akhirnya mereka lihatnya: sebuah tempat yang kayak markas. Tapi bukan kayak kamp manusia biasa. Ada pagar tinggi dari logam berkarat, beberapa zombie berdiri diam kayak patung di depan gerbang. Di dalam, terlihat siluet bangunan dengan lampu-lampu redup berwarna biru kehijauan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai imperial circus dead decadence
Baca
+Pustaka
Novel Baru Update
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status