Invers Ceria, ya Cerai
Sayangnya aku terlanjur memberi nilai minus pada pria ini.
"Tidak perlu, pak Fathian. Aku sudah terbiasa dicaci orang lain. Apalagi itu datang dari mulut anda. Tidak penting sama sekali bagi saya". Kini aku berganti berbicara dengan vocab resmi, merasa tidak berguna baikin orang macam begini.
"Sombong"
Aku menoleh padanya dengan heran, "Lalu apa gunanya maaf dari mulut anda baru saja?"
"Maaf, bapak. Artis saya sedang capek. Tolong sudahi saja, kamu juga Cuwa. Tidak perlu meladeni" itu suara Phia. Dia maju sampai posisinya memisahkan aku dan dinding lift.