Pelayan Ibu Tiri dan Dua Putri Cantiknya
Nikita terdiam sejenak, wajahnya tampak berpikir keras untuk menyusun jawaban yang tepat.
Aku tidak membiarkannya lolos. "Ibu tenang saja, aku akan merahasiakan semuanya. Jujur saja, Bu, aku sebenarnya membenci Ayah. Ibu memang benar, dulu saat Ibu kandungku masih ada, Ayah sering main perempuan dan menyakiti Ibu. Aku dan Ayah sebenarnya dari dulu tidak akur, aku tidak dekat dengan Ayah, rasanya seperti sama orang lain. Bukannya aku menjelek-jelekkan Ayah, tapi Ayah memang seperti itu."