Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Contradiction

Contradiction

Mendadak melihat Arsen terlibat perseteruan dengan siswa kelas lain. Alasannya benar-benar tidak masuk akal. Tania mengatakan, ada siswa yang tidak sengaja menabrak. Ya menabrak, tetapi reaksi Arsen emosi sekali. Benar saja, saat sampai siswa yang tidak memiliki kesalahan apapun babak belur. “Salahkah? Aku hanya mau mengingatkanmu untuk menyelesaikan masalah! Lagi juga, dia tidak sengaja menabrakmu malah dihajar hingga babak belur!”
106.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

takut aja ngebayangin yang engak engak kan berabe . gegara nonton SBS nya jk kan pikiran ku jadi engak waras . hahhahaaha semoga suka 💛
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Petaka Di Gunung Rinjani

Petaka Di Gunung Rinjani

Pak Darto diam, menatap Firman dengan ekspresi yang sulit dibaca. "Systemic injustice memang ada," lanjut Firman, kata-kata mengalir sekarang seperti dia tidak bisa berhenti. "Class inequality real. Orang kaya memang punya immunity yang tidak dimiliki orang miskin. Dan itu salah. Sangat salah." Air mata mengalir bebas di pipinya sekarang. "Tapi solusinya bukan dengan cycle of violence ini. Bukan dengan mengubah korban menjadi pembunuh. Bukan dengan menciptakan lebih banyak keluarga yang kehilangan orang yang mereka cintai."
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Contradiction

Contradiction

Tapi ia juga tidak sejahat itu membiarkan Lilly harus pulang sendirian selepas di siksa karena kesalahannya. Sebenarnya Margareth juga tahu apa yang dilakukannya selama ini kepada Lilly adalah sesuatu yang jahat. Tapi ia juga merasakan yang lebih dari pada Lilly ketika baru masuk bekerja di dalam istana. Bahkan, tangannya sempat patah karena tidak sengaja jatuh dari tangga ketika membawa cucian yang menggunung yang katanya harus ia bawa sekaligus untuk menghemat waktu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Misunderstanding

Misunderstanding

Mendengar kata-kata yang tidak pantas disebutkan untuk sang Mama membuat Ara mendongak dan menatap tajam kedua indra penglihatan Sita. “Mama bukan penjilat! Mama adalah istri yang disia-siain sama Papa, tapi aku dan Bion juga harus nanggung akibatnya.” Dada Ara naik turun, napasnya tidak beraturan. Dia tidak terima, mamanya yang sudah meninggal harus kembali diolok-olok seperti itu.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
ABNORMAL

ABNORMAL

Gadis tujuh belas tahun itu abnormal. ***
9.96.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Bab 5 Sarah terduduk lunglai di atas kasur miliknya, dia baru saja selesai menelepon Sinta. Sinta mengabarinya jika kasus yang sedang membawa namanya semakin ramai jadi perbincangan. Ada beberapa kerja sama yang dibatalkan akibat dari skandal ini. Bahkan ada beberapa pihak yang menuntut ganti rugi karena kejadian ini. Pihak agensi merasa rugi besar sehingga Sarah pun diminta untuk bertanggung jawab dan membayar sejumlah kerugian secara pribadi.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Complicated

Complicated

“Alasanmu membenciku, karena keras kepala ya? Bukannya wajar, seorang anak yang masih berusaha mencari jati diri akan keras kepala dan berontak. Anehnya, kau memilih mengabaikan seakan aku mati. Apa salahnya, anak remaja sepertiku hingga orang terpandang lainnya bersikap biasa dan hidup sederhana? Apa akan menjelekkan martabat? Ah iya, kau dan semuanya terlalu menganggungkan kesempurnaan.” David memerah, emosinya memuncak. Karena Raska masih bisa bertahan, padahal luka yang dialaminya sangat parah. “Mulai ngaku kah?” Raska melirik David mulai memperlihatkan sifat aslinya—seperti iblis. “Aku juga yakin, kalau ‘dia’ mengatakan hal yang tidak-tidak tentangku. Seperti akan meminta hak, atau apap
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Unexpected

Unexpected

Padahal makanan tersebut sebelumnya sangat ia hindari karena tidak terlalu bersahabat dengan perutnya. Felix hanya mengendikkan bahu tak acuh menanggapi ucapan Hans. “Walau jalang istimewa, ia tetap tidak berhak membuat hidupku kacau. Seistimewa apa pun posisinya, ia tetaplah hanya seorang jalang.” Lagi-lagi mulut Felix mengeluarkan kata-kata yang tidak sesuai dengan pikiran dan hatinya. “Dasar munafik! Wanita yang kamu sebut-sebut sebagai jalang itulah telah berhasil mengacaukanmu. Bahkan, membuatmu sampai harus pindah tempat tinggal karena tidak kuat akan bayangan sosoknya di apartemenmu yang dulu. Dasar laki-laki munafik!” umpat batinnya.
9.838.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 951 kali sebagai injustices
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status