Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Miliknya Di Antara Dua Dunia

Miliknya Di Antara Dua Dunia

Suara di Dalam Spiral Spiral ketiga berputar seperti makhluk hidup. Dinding-dinding batu di sekeliling jalur memantulkan cahaya ungu keperakan yang berasal dari inti pusat. Setiap langkah ke bawah terasa seperti melangkah ke dalam pikiran seseorang—pikiran yang luas, tapi sarat amarah dan luka yang belum pulih. Elowen, Taran, dan Meliora berhenti di titik terendah.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

TEKANAN BATIN SEORANG ISTRI

Dia menunduk. “Gue pernah coba berubah. Tapi semua orang pergi. Ratih pergi. Duit gue habis. Gue cuma sendiri. Jadi buat apa gue bertahan?” Andi mengetuk meja. “Itulah masalahnya. Lo selalu nyalahin orang lain atas pilihan Lo sendiri. Ratih pergi karena Lo yang ngecewain dia, bukan sebaliknya.” “Dan sekaranL lo milih kerja di depan tempat yang bikin Lo hancur. Lo sadar nggak itu ironi?” ucap Ujang getir.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Rainkarnasi Jiwa Pengembara: Kehidupan Setelah 10000 Tahun

Bahkan setelah perjalanan jauh dan berbagai pertarungan yang telah dia lalui, ditambah pergumulan batin dengan jiwa primordial yang baru saja diserap, kondisi fisiknya masih terlihat normal, seolah tak pernah terjadi apa-apa padanya. Satu-satunya anomali yang ia rasakan adalah gejolak minor pada inti jiwa spiritualnya—sebuah gangguan internal yang cukup membuatnya tetap waspada. Tapi itu tak cukup untuk menghentikannya melakukan apapun yang dia mau, terutama untuk melindungi Shan Rong.
9.820.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Tawanan Kastil Putih

Tawanan Kastil Putih

“Baik. Akan aku lakuin itu. Jangan salahin aku klo terungkap sesuatu dan aku memukuli orang-orang itu.” See? ‘Self-Injuiry’ itu memang telah memudar, namun semakin lama temperamen Aaron semakin besar. Dia kesulitan mengontrol emosinya, terutama dengan kenyataan semua orang yang dekat dengannya dari segi batin pergi dari bangunan megah bernuansa klasik dengan warna dominan putih itu. “Kamu tau, tempat itu semakin mengerikan untukku,” gumam Aaron kemudian seraya menyandarkan diri di kursi kemudi. Pandangannya lurus ke depan, namun tampak kosong.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Aku memejamkan mata, mencoba mencari kedamaian dalam sunyi, namun yang muncul hanyalah bayangan-bayangan nafsu yang kembali menari, seolah-olah racun di tubuhku menertawakan usahaku untuk sembuh. Hari-hari di apartemen mewah ini terasa seperti pengulangan siklus yang gila. Di luar sana, dunia sedang hiruk-pikuk membicarakan namaku, mencari asal-usulku, dan menunggu kehancuran bisnis Om Adit. Namun di dalam sini, aku terjebak dalam perang melawan darahku sendiri. Racun bening itu seolah telah menyatu dengan sumsum tulangku, mengubah setiap detak jantungku menjadi denyut nafsu yang menyiksa.
1082.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Hug Me!

Hug Me!

Memory lama seolah-olah seperti dvd yang secara otomatis hidup saat matanya ingin terpenjam. Fikiranya terus berhalusinasi dengan kecemasan yang ada dalam hatinya. Sebenarnya ia tau jika apa yang dia fikirkan tidaklah benar dan hanya menghancurkan hatinya sendiri. Tapi sayang Intan tidak tau apa dengan apa dia bisa menghancurkan semua pikiran buruk itu. Sudah bertahun-tahun Intan tak merasakan sepayah ini setelah masalahnya dengan Melisa usai tapi kali ini rasa stres dan frustasi yang ia hadapi begitu hebat.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

" Dunia ini terlalu kejam, sebagian masyarakat mulai panik dan menyerah. Tapi ku tahu Engkau sedang bekerja, melihat dari atas sana permasalahan yang sedang kami alami, semua karena atas kehendakMu. Engkau yang ubahkan seluruh dunia ini menjadi dunia yang hidup. "Aku hari ini mau ngapain, ya?" Aku bingung sendiri. Ribka banyak temannya di sekitar lingkungannya, sedangkan aku hanya sendirian tidak ada teman.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Turbulensi Cinta

Turbulensi Cinta

“Itu sudah menjadi kewajibanku Anderson. Ibu satu-satunya orang tuamu yang masih hidup, tak mungkin aku biarkan dia sendirian. Tadi malam aku kurang tidur, sehingga wajahku terlihat pucat. Aku akan beristirahat untuk memulihkan kembali kondisi tubuhku.” Anderson tersenyum samar mendengar perkataan dari Ellen. Dia berkata didalam hati : “Aku tahu kamu berbohong Ellen! Kamu pasti ketakutan karena aku sudah menyiapkan orang untuk mengusut tuntas terkait keracunan obat yang dialami oleh ibuku. Jangan harap kamu dapat hidup dengan nyaman sampai terkuak siapa dalang yang sebenarnya.” *****
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai inner turmoil
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status