Selir Yang Terlupakan
Melati LuCinta TerlarangCinta Bersemi Kembalicinta terpendam
Beliau memberi isyarat samar ke arah koridor panjang yang menuju ke bagian dalam istana—labirin bangunan kuno yang penuh rahasia dan intrik.
"Posisi yang layak untukmu belum ada dalam aturan istana ini," ucapnya lugas. "Tak ada jabatan yang sesuai dengan apa yang ingin kuberikan. Seluruh pejabat dan selir akan menentangmu di setiap langkah. Mereka bisa saja meracuni makananmu, menyebarkan fitnah di telingaku, atau merusak setiap rencana yang kau susun."
Beliau berhenti sejenak, tatapannya tak beralih sedetik pun dariku, penuh ketegasan yang tak bisa digoyahkan.