Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Vivian

Vivian

Ia termasuk hewan langka hingga sangat terancam jika manusia lain melihat. Vivian diangkat dengan tangan Aglo. Ia berdiri seperti gorila, juga tangannya. Wajah Aglo persis kera dengan mata berwarna toska. Vivian berpegangan di pundak Aglo, ia merehatkan diri dan tersenyum lega. "Terima kasih banyak, Aglo!" ucap Vivian mengeratkan pegangan seperti anak kecil digendong ayahnya.
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Dara  Amara

Dara Amara

"Ngelamun paan lu tan?" Suara milik Adara mengagetkan Intan. Dilihat dari raut wajahnya,Intan terlihat begitu merasa bersalah pada Adara. Walaupun kejadiannya sudah sangat lama, Intan yang kini sudah dewasa merasa kelakuannya dulu sangat tidak manusiawi. "Tan?lu gpp kan?" "Eh iya iya gpp kok" "Eh lu mau pesen apa? "Vanila ice cream aja deh, kalo Lo?"
103.3K viewsOn holdIdinagdag sa Library 120 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Cinta Kirana

Cinta Kirana

"Kamu sudah datang, duduk dulu, Ran. Kamu mau pesan apa?" Randy menatap lekat gadis yang duduk persis di samping Wilona, gadis yang sangat sexy. Dengan balutan mini dress berwarna lavender, yang terdapat belahan di paha dan juga dadanya. Terlihat gadis itu menyunggingkan senyumnya kepada Randy. "Ran, kenalkan ini Cintya." Wilona mengenalkan gadis itu kepada Randy. Lantas Randy menjabat tangan Cintya sebagai tanda perkenalan mereka.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 138 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Pujaan Hati Sang Tuan Muda

Pujaan Hati Sang Tuan Muda

Pandangan Irina akhirnya teralihkan dan dia mengangguk cepat. “Mau kutemani menelusuri pantai?” tanya pria itu lagi. Irina kembali menatap ke arah Kevin. Kali ini, Kevin tampak menikmati kebersamaannya dengan perempuan itu, hal itu sungguh membuat Irina cemburu. Pada akhirnya, Irina memilih mengangguk dan mulai berjalan menelusuri pantai bersama pria asing itu. ***
103.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 106 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
PESONA DUDA RUPAWAN

PESONA DUDA RUPAWAN

“Iya, aku akan bersiap dulu.” Setelah mengabarkan pada Reynan bahwa hari ini tak bisa menjaga Aslena, dia bergegas dandan untuk tampil baik di hadapan mertua. Gamis satin lavender dengan kerudung warna senada dibalutkan pada tubuhnya. Tak lupa clutch dan sepatu krem yang tinggi haknya lima centi dipakai sebagai atribut penyempurna. Pulasan tipis di wajah makin menambah pesona seorang Fahira. “Sudah siap putri?”
107.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Tak sengaja, teman sebangku nya mendengarkan kata-kata Aini. "Assalamualaikum, siapa nama Mu?" ucap gadis yang sepertinya berumur sebayaan dengan Aini, gadis itu memakai jilbab berwarna merah maroon senada dengan gamisnya. Kelihatan tomboi, namun pakaian nya menandakan bahwa Ia feminim. "Waalaikumsalam, nama ku Aini, Aini Halwa." jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 103 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Nyonya, Boss Mafia Kecanduan Pelukan Hangatmu!

Nyonya, Boss Mafia Kecanduan Pelukan Hangatmu!

Dan, tentu saja hanya ada satu nama yaitu Irene Petrova. Anastasia menarik tubuhnya dan menyandarkan punggungnya ke kursi mobil dengan posisi duduk yang sangat tegak, lalu sengaja membuang pandangan lurus ke arah jalanan aspal di depan. Bibirnya terkunci rapat, menahan supaya air mata atau ekspresi terluka tidak tampak dalam ekspresinya.
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 47 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

Tuan, Kau Sudah Berjanji Menjagaku

tanya Hvitserk begitu mobil mata-mata Alexander berhasil disingkirkan. "Kita pulang saja. Ibu sendirian di rumah, bukan?" Nyonya Irina tetap berada di Roma karena ia ingin melihat Erika secara langsung di runway festival musim panas. "Malam ini, apakah kita bisa bercinta?" Erika tertawa kecil mendengar pertanyaan Hvitserk yang kini melambatkan laju mobil, tetapi memberika kode dengan lampu agar Vito mendahuluinya pulang.
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 88 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
Membawa Lari Anak Duke

Membawa Lari Anak Duke

Irina menjadi emosi setiap kali mengingat manusia berwujud Medusa itu. Yaaa, Irina akan menerima hal gila yang menimpanya ini. Termasuk ia akan berperan menjadi seorang ibu bagi anak-anak Verona, hal yang paling tidak pernah terpikirkan oleh nya. Irina merasa ini akan menjadi hal tersulit yang akan ia hadapi. Ini bahkan lebih sulit daripada ia yang harus catwalk di atas lantai yang basah.
107.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang irina pantaeva
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status