DI BALIK PERUBAHAN ISTRIKU
Sebelum Jasmin dan kawannya saling berbisik menyakiti Kiara lebih dalam, aku berjalan mendekat ke arahnya dan cup.
Kukecup keningnya.
"Ih, apaan sih kamu, Mas?" Kiara mendorongku pelan.
"Kau istriku. Orang-orang tahu itu."
"Apa hubungannya?"
"Kan mereka tanya apa aku bahagia atau tidak menikah denganmu,"
"Terus kamu bahagia tidak, Mas?"
Cup.
Aku kembali mengecupnya.
"Mas," panggilnya kesal.
"Ini adalah bukti kalau aku bahagia menikah denganmu," jawabku bangga.