Aduh Ndoro, Ini Sudah Berlebihan
Mira menunduk, menghela napas panjang dengan raut wajah yang dipoles kepasrahan paripurna.
“Mau bagaimana lagi, Ti? Aku butuh uang untuk keluarga. Dijalani saja,” jawab Mira sambil kembali menunduk, melanjutkan gerakan pisaunya mengupas kentang dengan ritme yang lambat.
Siti bergidik ngeri, bulu kuduknya meremang.
“Hati-hati lho, Mbak. Nyonya Ratna itu kejamnya bukan main. Mbak belum tahu, kan, kejadian beberapa tahun lalu sebelum aku masuk ke sini?”