Kinari dan Benang Waktu
Ia mengangkat telapak tangan.
Di atasnya, sebutir tetes air mengambang—membesar, menipis, lalu menjelma menjadi piringan bening.
“Bumi ini adalah kerajaan kaca dan air: jendela, cermin, sungai, ketel, gelas kopi, layar ponsel. Semua adalah permukaan yang menampung pantulan. Dan pantulan adalah pintu kecil ke niat.”
Kael mengernyit. “Kau mengusulkan kita menenun kota lewat cairan dan kilapnya?”
ตอนยอดนิยม