Di Antara Dua Dunia
“Aku harus. Dia menginginkan aku, bukan yang lain. Kalau kau ikut, dia bisa menutup celah itu. Aku harus tahu apa sebenarnya yang dia inginkan. Dan kenapa dia begitu terobsesi dengan Arangyeon.”
Malam itu, langit semakin gelap. Di luar batas kota suci, di antara jurang dan bebatuan purba yang dikenal sebagai Celah Cahaya, Haneul berdiri sendirian. Jubah hitam melindungi tubuhnya dari angin tajam. Di tangannya, sepotong kristal warisan ibunya berkilau pelan, seakan menjadi satu-satunya pelindung yang ia miliki.
Bayangan muncul dari balik kabut. Seorang pria tinggi dengan rambut perak dan mata menyala biru mendekat perlahan. Dialah Jihoon.
Bab Populer