Gairah Janda Perawan Sang Mafia
"Ini tidak bisa di biarkan! Aku tidak ingin ada pelakor dalam rumah tanggaku! Tidak akan kubiarkan suamiku yang ke dua ini, di rebut orang lain lagi. Tapi, seharusnya kan aku bersaing dengan perempuan. Tapi kenapa sekarang malah bersaing dengan laki-laki? Ah, terserah lah! Yang penting sekarang aku harus memperjuangkan raja hutan ini agar tidak di rebut orang lain!"
.
.
***
"Kenapa suami aku belum juga kembali? Apa mungkin dia tersesat. Ha, itu lah, tadi tidak mau mengajak aku sekali tadi," omel mak Gadis, gelisah karna suaminya belum juga kembali.
Sesekali dia memandang jam yang tergantung di dinding, sudah menunjukkan jam 9 malam.
Kekiri-kekanan dia berjalan sambil memikirkan suaminya yang