Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

TEROR MAKHLUK PENUNGGU BUKIT LAMPU

Tapi setiap akan menoleh, rasa takut semakin menjadi dan bulu di tubuh seakan semuanya ikut berdiri tanpa kecuali. Akhirnya aku putusan, tidak akan melihat ke belakang. Apa pun yang terjadi! Kalau kita melihat ke belakang, akan membuat rasa takut itu semakin bertambah, kan? ‘Ayo, Ronal! Tetap maju ... tetap maju! Pantang mundur! Jangan pernah melihat ke belakang, itu hanya akan menambah rasa takut. Kalau kamu melihat takut, kan malu sama bini. Apa lagi kamu masih pengantin baru. Malu dong!’ bisik hatiku yang membuat aku semakin kekeh untuk tidak melihat ke belakang.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Anak Anak Muda

Anak Anak Muda

Terlalu berat dijawab, Gita sedikit menggaruk kerudungnya yang tak gatal, “jangan mikirin takdir dulu Zain elahh, emang kamu tau takdir kamu gimana nantinya? enggak kan, oleh sebab itu kita sebagai seorang manusia berpikirnya jangan kedepan mulu, sekali-kali liat belakang macam kaca spion, ngerti ora?” “ngecheck kondisi belakang gitu ya?”, Gita tersenyum lalu menambahkan,
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Game Begin

Game Begin

) "Apa maksudnya?" Setelah aku teliti rupanya ada tulisan kecil lagi dikertas. (Jika penasaran kau boleh melihat ke kanan atau ke kiri, ke depan atau ke belakang. Tapi jangan pernah melihat kearah belakang atas, jangan pernah!!!)
106.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
FREL.

FREL.

"Tetaplah berjalan lurus mengikuti cahaya itu, dan jangan pernah melihat ke belakang lagi." Tatkala ragu masih menyelimutiku, namun anggukan dan senyuman mereka selalu menyemangatiku agar aku tetap berjalan maju tanpa rasa takut. Sesuai keinginan nenek kakek, aku maju selangkah, dua langkah, terus berjalan tanpa menoleh sedikit pun ke belakang. Melebur bersama cahaya terang benderang di depanku.
9.426.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 607 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Our Fight

Our Fight

Waktuku semakin sedikit. Hari terus berganti. Waktu berlalu tanpa pamit. Tak pernah menoleh ke belakang. Aku juga tak punya waktu untuk melihat ke belakang. Aku hanya harus fokus ke depan. Menentukan bagaimana akhir dari kisah yang kuinginkan. ****
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

katanya berusaha menghapus jejak darah dari hidungnya. "Jangan bantah!" potong Revan setengah membentak. "Pergi dari sini sekarang. Keluar dari pintu itu, jalan lurus sampai kamu ketemu lampu jalan utama, dan jangan pernah noleh ke belakang."
10673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Tergoda Adik Ipar

Tergoda Adik Ipar

“Ini bagaimana?” “Nas, apa ada jalan keluar lain selain gerbang depan?” Sudah tidak lagi merunduk, Jun menarik kerah belakang temannya agar duduk tegak seperti dirinya, meski Nasco tetap melindungi kepalanya seolah akan ditembaki. “Belakang. Putar kiri!”
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Hamil Anak Genderuwo

Hamil Anak Genderuwo

Keringat dingin mulai mengalir membasahi tubuhnya. Esmeralda menatap wajah Franky dengan penasaran. Ia seolah tidak sabar menunggu lelaki itu melanjutkan ucapannya. "Setelah kita pergi, kita tidak boleh melihat ke belakang," ucap Franky dengan lirih yang membuat kedua mata Esmeralda membelalak dengan lebar. ***
1023.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 763 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Hello, My EX

Hello, My EX

Fokus, jangan goyah, jangan cemen. To be continued...
108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Genap 100 kali

Genap 100 kali

Masa lalu sudah berlalu, debu pengganggu sudah mereda, untuk apa menoleh ke belakang? Tamat.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai jangan menoleh ke belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status