Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

Bos, Jangan! Nanti Ketahuan

“Mungkin kakak itu lagi capek saja. Tiba-tiba Haisa nabrak, jadinya dia marah.” “Tapi kan Haisa sudah minta maaf.” “Iya, namanya juga orang lagi bad mood, jadi semuanya salah walaupun sudah minta maaf. Yang penting itu jadi pelajaran untuk Haisa, jangan marah-marah sama orang, apalagi kalau orangnya sudah minta maaf,” jawab Selena. “Iya, Mama. Aku nggak mau lagi ketemu kakak itu.” “Iya, kita nggak bakal ketemu lagi. Tadi kan hanya kebetulan aja ketemu.”
9.91.8M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61.3K kali sebagai jangan salahkan siapa
Tampilkan Ulasan (61)
Baca
+Pustaka
Laracroft
Ceritanya bagus, karakter haris manly banget, ga pecundang seperti novel yg aku baca. Selena jg orgnya kuat, walaupun keras kepala. Percintaan 18+ author deskripsi jelas bgt. Menurut aku ini novel percintaan bos sekretaris paling bagus yg udah pernah aku baca! Keep it up author..
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Baca Semua Ulasan
Terperangkap Pesona Pria yang Kukira Lumpuh

Terperangkap Pesona Pria yang Kukira Lumpuh

Seketika dia tersenyum kemudian mengusap wajahnya dengan lembut. "Jangan meminta maaf atas sesuatu yang tidak pernah kamu lakukan. Aku tahu bahwa ini di luar kendalimu. Jangan merasa bersalah karena memang kamu tidak salah. Keisha yang melakukannya jadi dia yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya."
1046.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

"Jangan salahkan diri kamu sendiri." Salma kaget saat tangan Rega tiba-tiba mengusap punggung tangannya. Rega yang sadar juga seketika menjauhkan tangannya. "Maaf," lirih Rega. "Kenapa, Mas?" tanya Salma membuat Rega menaikkan sebelah alisnya. "Maksud-"
18.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 664 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Jadi untuk apa meminta maaf atau menyalahkan diri? "Yang dikatakan Nona Yoshi benar, ini semua bukan salahmu Nona!" Seung Jo menegaskan. "Ini semua musibah, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada diri kita. Jadi, untuk apa menyalahkan diri?" Seok Hyeon memberikan penekanan. "Tapi karena aku kalian jadi—" "Sstt!" Ketiganya langsung memberi isyarat agar Hiraya diam. Baik Yoshi, Seok Hyeon atau Seung Jo mereka semua sama-sama kompak. Meminta Hiraya diam dan tak melanjutkan kalimatnya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

"Nggak, tapi saya benci diri saya sendiri. Kalau ada yang harus disalahkan, saya lah orangnya. Sam nggak akan bisa menyakiti saya kalau saya nggak mengijinkannya." "Jangan ngomong begitu, Yu. Setiap orang pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya. Dan itu wajar. Kenapa? Karena kita nggak bisa membaca masa depan. Saya yakin tidak ada seorang pun yang memutuskan sesuatu yang penting dalam hidupnya dengan gegabah. Keputusanmu untuk jatuh cinta padanya di masa lalu mungkin adalah keputusan yang terbaik saat itu. Walaupun pada akhirnya kamu tahu bahwa keputusan itu salah, nggak ada gunanya menyalahkan diri. Just move on."
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Duke, Mengapa Kau Baru Memohon Saat Aku Pergi?

Tili menguliti semua kesalahannya dalam satu tarikan napas. “Jangan menyalahkan orang lain atas kekalahan dan ketidakcakapan Anda sendiri. Itu semua memang Anda yang salah, dan Anda yang harus menanggung kesalahan itu—juga setiap nyawa yang hilang atas kesalahan yang Anda buat itu!” Tili tadi agak kasihan saat Gareth menyesali keadaan Cal dan Celandine, tapi sedikit simpati itu habis saat Gareth terus menyalahkan ayahnya atas ketidakmampuannya sendiri.
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 685 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM

HASRAT DAN GAIRAH MEMBARA CEO KEJAM

“Jangan salahkan dia. Kalau mau menyalahkan seseorang, salahkan dirimu sendiri yang masuk kedalam kehidupan ku. ” Renata mengangkat dagu. “Tapi perempuan ini... dia diam saja, pasrah. Seperti boneka. Kau suka yang begini? Yang nggak melawan sama sekali?” Ana menggigit bibir. Matanya panas. Tapi tetap, tidak ada satu pun pembelaan keluar dari mulutnya.
1021.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 827 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

"Jangan langsung berprasangka buruk." *****
9.7444.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

Pernikahan Dadakan dengan Bos Arogan

ujar Kanaya dengan bibir merengut. "Tidak baik menyalahkan diri sendiri berlebihan gitu, Nay." Leica mengelus punggung Kanaya. "Kamu tidak bersalah, Reiner juga tidak bersalah. Apalagi Jasmine. Yang salah itu mereka yang mencoba mencelakakan Jasmine. Jadi, kamu tidak boleh menyalahkan diri terus, ya. Kamu ini seperti Reiner saja." Kanaya mengelap sisa air mata, kemudian melepaskan pelukannya. Ucapan ibunya memang selalu berhasil membuatnya tenang.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Kalau bisa bertukar keadaan, biarlah dia yang terbaring di ranjang rumah sakit menggantikan kedua buah hatinya. “Jangan terus-terusan menyalahkan diri sendiri. Akupun tak luput dari salah, Mas. Setiap manusia tidak ada yang suci, pasti ada kesalahan yang harus kita pertanggung jawabkan nanti. Entah dosa mana yang pernah kita lakukan hingga harus melewati cobaan sesakit ini." Mereka terdiam cukup lama. Aditya dan Jihan tenggelam dalam pikiran masing-masing. Meresapi sesak dan perih yang terus mengungkung beberapa waktu ini.
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai jangan salahkan siapa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status