Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

Sebuah tempat di mana ia akan mengutarakan perasaan. Akhirnya setelah hening meraja dan hanya menyisakan lantunan musik jazz yang menenangkan, Jodi membelokkan mobilnya ke area pantai Tirtamaya. Dengan Ranti di sebelahnya yang melongo karena rupanya Jodi membawanya ke pantai di jam seperti itu. "Maaf ya sampainya agak malam. Nggak kebagian sunset sih, tapi ada yang lumayan indah nanti di sana," kata Jodi setelah ia turun dan membukakan pintu mobil untuk Ranti.
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Hal itulah yang terwujud, jika hati telah menerima dan ikhlas dalam mengunyah rasa pahit itu. Senja menjelang di pantai Parang Tritis, sunset pun akan segera terjadi. Nadya sedang termenung memandang matahari, yang sedang tergelincir di ufuk barat pantai itu. Sesekali dia membalas chat dari sahabatnya nun jauh di sana, di negeri Sakura. Nanako..! Bip.! Nanako :"Nadya, kirimkan gambar sunsetnya padaku ya."
9.963.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Janji Mas Ali

Janji Mas Ali

Untuk pertama kalinya sejak tadi, ia melihat luka yang begitu nyata di mata Ali—luka karena cemburu, kecewa, dan cinta yang hancur dalam waktu bersamaan. "Apa yang dijanjikan bapakku sampai kamu rela menyerahkan dirimu pada laki-laki tua itu, hah?” suara Ali bergetar penuh emosi. Ia melangkah semakin dekat. Tatapannya tajam, penuh amarah sekaligus rasa sakit yang sulit disembunyikan. Lastri mundur perlahan hingga punggungnya kembali menyentuh dinding bambu warung.
244 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Menggoda Ayah Mantan Kekasihku

Matahari semakin turun, menciptakan cahaya keemasan yang memantul di permukaan air teluk. "Kamu tahu," ucap Raya pelan sambil bersandar di dada Ares. "Aku belum pernah melihat sunset seindah ini." "Jakarta jarang ada sunset yang jelas," jawab Ares sambil mengusap lengan Raya. "Terlalu banyak polusi, terlalu banyak gedung." "Iya," Raya tersenyum. "Tapi meskipun Jakarta tidak punya pemandangan seindah ini, rumah tetap di sana. Bersama Kelana."
1079.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai janji sunset
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Iin Rahayu
masak sampai bab 435 konfliknya ga ada habisnyaa, kapan cerita yg benar² mereka bahagia dengan cerita yg benar² kehidupan sehari² Ares dan Raya, dan Raya juga tdk Hamil². Siapa lg yg mereka hadapi hbs ini??
Diana
Kakak kenapa sekarang UP Bab nya sedikit sekali dan siang2... ayo kakak yang semangatttt pengen denger cerita Raya hamil dan bagaimana reaksinya Ares pleaseeee kakak🫶🏻🫰🏻... Semangat ya kak selamat menjalankan ibadah puasa......🫶🏻🫰🏻...
Baca Semua Ulasan
Janji Cinta Polisi Tampan

Janji Cinta Polisi Tampan

Ava pun mengambil pulpen dan mulai menulis poin-poin perjanjian yang diinginkannya. "Satu, saya berjanji akan membantu Dewandaru Angkasa Biru dalam menangkap penjahat mana pun, termasuk mantan pacar saya sendiri, Djati Gaharu Mahesta. Dua, saya berjanji akan menjalani pernikahan ini dengan benar dan belajar untuk menjadi istri yang baik. Tiga, saya berjanji akan belajar mencintai suami saya, dengan syarat dia harus melindungi saya apapun yang terjadi dan membantu saya dalam membalaskan dendam apapun yang saya miliki." "Sudah," ucapnya sambil memberi pulpen pada Biru. Biru memandangi pulpen itu dengan bingung. "Giliran kamu, Biru. Kamu juga harus membuat janji, agar kita impas."
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

gumannya ramah, lalu kembali menyalami teman-temannya yang lain. "Sini," Yanven menarik Redita dan mereka duduk di depan meja bar, "Jujur ya aku agak malas kumpul sama gerombolannya si Janice, cuma karena dia baik banget sama aku makanya aku mau datang," bisik Yanven di telinga Redita. "Janice?" Redita mengerutkan keningnya, siapa pula si Janice ini? "Yang ulangtahun itu lho," jawab Yanven gemas, "Pesan apa nih?"
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Senja

Cinta Di Ujung Senja

Tangannya mengusap wajah cantik Kirana. "Maafkan aku," ucap Allaric dengan wajah penuh sesal. "Maaf? Untuk apa?" tanya Kirana. "Aku melupakan janji kita kemarin," jawab Allaric. "Tidak apa-apa, aku mengerti," kata Kirana tulus. "Aku akan menebusnya, dilain waktu. Aku janji," ucap Allaric. "Sebaiknya, selesaikan dulu pekerjaanmu. Lagipula, kita baru saja pulang dari liburan, kan? Mungkin, pekerjaan itu menumpuk karena kepergian kita kemarin," tebak Kirana.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

30 alias setengah 6 sore. Langit yang berwarna jingga ini perlahan berubah gelap, dua insan manusia berjalan layaknya sepasang kekasih yang sedang kasmaran. Tentu saja kedua tangan mereka bergandengan dan diayun-ayun perlahan hingga menambah kesan romantis di antaranya. Jangan tanya siapa, karna tak lain dan tak bukan mereka adalah kakak beradik Permana yang telah berbaikan. Tentu saja dengan memenuhi persyaratan Ice Cream cup besar terlebih dahulu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai janji sunset
Baca
+Pustaka
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Langit berwarna ungu jingga, membentuk paduan warna yang luar biasa memukau bersama matahari. “Tahu tidak apa bedanya senja dan kau?” Pratiwi menoleh, tertawa. Entah sejak kapan, Wisnumurti ada di belakangnya. Mata orang itu sembab dan berkantung, sesudah dipakai tidur tanpa henti sejak tadi pagi. “Apa?” “Senja berlalu. Kau tidak.”
9.526.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai janji sunset
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status