Cinta Di Ujung Senja
Tangannya mengusap wajah cantik Kirana.
"Maafkan aku," ucap Allaric dengan wajah penuh sesal.
"Maaf? Untuk apa?" tanya Kirana.
"Aku melupakan janji kita kemarin," jawab Allaric.
"Tidak apa-apa, aku mengerti," kata Kirana tulus.
"Aku akan menebusnya, dilain waktu. Aku janji," ucap Allaric.
"Sebaiknya, selesaikan dulu pekerjaanmu. Lagipula, kita baru saja pulang dari liburan, kan? Mungkin, pekerjaan itu menumpuk karena kepergian kita kemarin," tebak Kirana.