Wonderstruck
“Aku cuma pengin mengajakmu ke suatu tempat yang ... hmmm ... menurutku istimewa. Dulu aku sering ke sana. Tempat itu namanya Graha Cokelat. Aku penggemar cokelat dan suka banget ngeliat langsung proses pembuatan produk-produk yang ada di sana. Produk Graha Cokelat itu nggak dijual bebas, Cuma bisa didapat di tempat itu. Selain itu ada kafenya yang....”
Ji Hwan memberi isyarat agar Amara berhenti bicara. Gadis itu menurut meski benaknya mulai meraba-raba kesalahan apa yang sudah dibuatnya. Suara Ji Hwan yang lembut menjawab pertanyaan gadis itu kemudian.
“Santailah, Mara. Bagiku, kemana pun tujuan kita hari ini, sama sekali nggak masalah. Yang terpenting, aku perginya bareng kamu.”