Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

RAHASIA KITAB RAJA IBLIS

bisik Lin Jie. Liu Heng kaget. Dia baru ingin bertanya lagi, tetapi tiba-tiba Xie Xie langsung memegang tangannya dengan erat. Dia tersenyum sangat manis ke arah Liu Heng. Xie Xie bukan hanya berbakat, tetapi dia juga sangat cantik. Tubuhnya sangat lembut selembut sutra dan kulitnya sangat putih seputih susu, wajahnya sangat cantik secantik kecantikan itu sendiri. “Kami pergi dulu ya, Kek!” ucap Xie Xie.
9.594.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Gadis Penjual Bunga dan Pembunuh Bayaran

Li Jianli menjawabnya pelan, “Dia Hao Yu, kerabat Guan Lin.” “Ah, rupanya kerabat Guru Guan.” Xue Nuan terdengar menghela nafas lega. Dia menoleh ke arah Hao Yu dan tersenyum kepadanya, “Tuan Hao, maaf kalau aku tidak sopan. Aku Xue Nuan.” Hao Yu merasa sedikit linglung dan canggung. Dia menggaruk kepala bagian belakangnya yang tidak gatal, “Nona Xue, salam kenal.”
1052.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

tanya Dewi Es membuat Xue Ruo dan Lu Xie saling pandang dan mereka hampir tertawa dibuatnya. "Jawab aku!" tegas Lian Xie. "Haaah...Aku sendiri belum pernah hamil. Dan ini juga bukan aku yang mengatakan hamil, tapi dia. Jika kau ingin tahu bagaimana rasanya hamil, seharusnya kau tanyakan hal itu padanya karena dia pernah memiliki seorang anak," kata Lu Xie.
8.962.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

jawab Jiaojiao polos. Jiang Xi, yang khawatir Liang Kexin akan segera pergi setelah mendengar nama Xiao Liu, berpura-pura tidak tahu hubungan mereka dan bertanya, “Kamu kenal dengan Gu Xingyan?” “Tidak, aku tidak kenal,” jawab Liang Kexin cepat, menyangkalnya secara refleks. “Keluargamu ini bermarga Ye. Bagaimana bisa dia adalah paman anak-anak?”
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Xiaoyi Xiaoyan

Xiaoyi Xiaoyan

Melirik sekilas ke arah Yi Feilan, ternyata senyum manis itu tengah terlukis di wajahnya. "Lihat! Kamu menyangkalnya, itu artinya kamu memang tertarik dengan Xiaolan," simpul nenek. "Loh, memangnya kalau ngga tertarik juga harus bilang tertarik, gitu? Aku kan ngga tertarik, tentu saja bilang ngga tertarik," ucapku, kesal. "Kamu lihat, Xiaolan sampai tertawa melihat tingkahmu yang seperti anak kecil," balas nenek.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Menyebalkan!

Tuan Muda Menyebalkan!

tanya Lii dengan nada dingin. "I-ini, Kak. Saya mau pulang tapi capek, jadi istirahat dulu," jawab Xiu yang memang pulang berjalan kaki. "Kenapa tidak naik taksi?" Xiu tersenyum. "Uangku pas-pasan. Nanti semakin lama aku mengganti camdig Kakak," jawab Xiu. Jawaban gadis itu membuat Lii penasaran. Semiskin apa sih, dia? Hingga kamera seperti ini saja tidak sanggup untuk menggantinya, batin Lii.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

"Hahaha, kita bisa dianggap kenalan, kenapa memasang wajah seperti itu.?" "Karena aku paling tidak suka orang yang banyak bicara" Xia Jie hanya tersenyum bahkan tidak tersinggung oleh kata-kata Han Xian. Xia Jie adalah tuan muda ke 2 dari Clan Xia, Clan yang juga berpengaruh di Alam Kultivasi, tetapi mereka masih sedikit di bawah Clan Han.
1037.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Penguasa Seni Racun

Penguasa Seni Racun

tanya Jie saat pintu ruangan telah terbuka. "Sedang beristirahat…" jawab Xie santai. Melihat wajah serius pada Jie, dan suaranya yang tampak tergesa-gesa dan tubuh dipenuhi keringat, dia menyadari bahwa ada informasi penting yang ingin disampaikan, sehingga tidak menghalanginya lebih jauh.
9.3144.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai jawaban xie xie
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
SWEET_OWL
Halo, bagaimana kabarnya semua. Terima kasih sudah bersedia membaca karya kami. Maaf karena beberapa hari belakangan ini tidak ada kabar. Sebagai informasi, kami akan mulai melanjutkan buku ini dalam beberapa hari ke depan. So, ditunggu ya. Terima kasih juga karena sudah setia dengan karya kami.
putriutara13
Numpang promo kak JEJAKA EMAS And The Legend Of The Ten Rings JEJAKA. Anak seorang dewa yang terlahir di muka bumi. Kelahirannya diiringi amukan badai petir yang maha dahsyat. Terlahir bersama seekor Naga Emas yang kemudian menitis dan menyatu kedalam raganya.
Baca Semua Ulasan
Kembalinya Sang Puteri Phoenix

Kembalinya Sang Puteri Phoenix

"Terima kasih atas penawarannya, Bangsawan Xie." ​"Eh ... Jenderal, perkenalkan, ini Xie Nan, putriku satu-satunya. Ia sangat pandai melukis, bahkan membuat sulaman yang seindah lukisannya. Jika Jenderal tidak keberatan, aku akan mengirimkan beberapa hasil karyanya ke istana," ucap Bangsawan Xie memperkenalkan putrinya yang sedari tadi berdiri bersahaja. ​Lian Xue seketika mengenali wajah Xie Nan. Gadis itu adalah salah satu wanita yang gambarnya ada di gulungan dokumen di meja kerja suaminya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Katanya memberitahu Xiao Chen agar memanggil dia dengan nama aslinya saja. “Saudara Xie, aku hanya ingin bertanya padamu. Apa boleh?” Xie Fuan mengangguk, Xiao Chen tentu saja boleh bertanya padanya apapun itu. Selama yang ditanyakan termasuk sebagai pertanyaan yang dia bisa jawab.. tentu tidak akan jadi masalah baginya untuk menjawab.
1040.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai jawaban xie xie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status